Selasa, 08 Desember 2015

Inspirasi: Penyesalah Terbesar seorang Penulis


Tin nggak bisa berkata-kata Cint. Untuk saat ini, air mata Tin yang ke luar. Ntah air mata yang ke luar karena dosa ini, ntah karena masalah yang ku hadapi atau mungkin karena tulisanmu cint mengingatkanku pada semuanya. Terimakasih cin. Tidak ada kata pujian untukmu cint, pujiannya ku tujukan untuk Allah yang ridho mengenalkanmu padaku cinnn…
Aku terharu, bahkan air mataku ternyata sudah mengembun. Padahal yang ku hadiahinya adalah puisi sederhana yang berisi nasehat. Dan itu sudah membuatnya tersentuh dan tersadar atas semuanya. Bukan aku yang hebat, tentu saja keajaiban kata-kata inilah yang maha dahsyat. Ternyata bahagia itu sederhana, ketika aku menyempatkan diri untuk menulis dan membagikannya untuk orang lain lalu mereka terinspirasi karenanya. Sesederhana itu.
“PENYESALAN terbesar seorang penulis adalah ketika ia TIDAK MENULIS”