Kamis, 29 Oktober 2015

Nasehat: Mati itu Nggak Nunggu Tua


"Kan gini Lis ceritanya, hari Jumat kemarin pak Camat di dekat rumah Mami tu meninggal. Dia memang kemarin pernah sakit sih, tapi meninggalnya nih dalam keadaan udah sehat. Masih muda Lis. Sholeh, hari Jumat pula meninggalnya. Sama orang yang ibaratnya kayak anaknya dia pun tetap nggak mau salaman. Nah, di situlah Mami mikir; ‘Waahhh.. mati ni memang nggak nunggu tua ya. Gimana kalau besok ternyata giliranku? Sementara aku belum juga berubah ha!’ Soalnya Lis, logika Mami ni selalu berdalih gini; ‘Ah, masih lama tu nyo aku mati. Ah, masih lama tu!’ gitu terus haa Lisss. Ya Allah, astaghfirullah.
Aku menyimaknya dengan tekun. Hanya sesekali saja memberikan respon.

Janin-Janji

Baru benar berangka 1200
Setelah sebulan terberitakan lebih dulu
Tersebutkan jumlahnya lebih dulu
Bagai prediksi tapi pasti sudah pasti
Masih berupa janin janji pada diri
Setiap hari menertawai diri
Karena banyak janji

Oktoberku dan janjiku, 2015

Mozilla pun Bermula dari Komunitas



Aku sering berfikir tentang apa permasalahan sosial yang bisa ku selesaikan bersama teman-teman dalam komunitas. Tapi, aku sering terhenti oleh diriku sendiri. Saat ini, aku tidak ingin muluk-muluk dan cukup realistis saja; MENULIS, adalah hobiku yang tanpanya aku merasa hampa. Aku ingin memaksimalkan diri dulu di sini, supaya manfaat yang bisa ku bagikan kelak pun bisa lebih besar. Karena, mana mungkin kita bisa bermanfaat tanpa KEAHLIAN disuatu bidang. Aku hanya tidak ingin menyibukkan diri dalam kegiatan yang baik, tapi menjauhkanku dengan hal baik yang merupakan jiwaku. Jadi, berbuat baik dan berbagi manfaat pun harus punya STRATEGI, menurutku. ^_^