Jumat, 19 Februari 2016

Sudut Pandang Penulis dalam Novel



“Eh, El, aku pernah baca novelnya ILANA TAN. Nah, penulisnya itu menulis dari sudut pandang masing-masing karakter. Misalnya ada 4 tokoh di sana, jadi dia menguraikan 4 sudut pandang karakternya itu. Jadi, kita tahu perasaan masing-masing tokoh itu kayak mana. Yang tadinya salah faham, jadi tahu apa yang sebenarnya terjadi.”

“Aku pernah terfikir juga untuk menulis dengan gaya kayak gitu Rin. Ahhh, syukurlah karena Rini ngasih tahu aku info barusan. Kadang, aku berfikir juga untuk jadi penulis bergaya ‘Adu Domba’. Misalnya, sebenarnya si A ini nggak suka sama B, tapi penulisnya mendeskripsikan bahwa si A itu tergila-gila sama si B. ahhaa. Pembacanya dikibulin Rin. ahhaha. Keren kan?”
Rini manggut-manggut dan ikut tertawa. Sore ini kami habiskan dengan bercerita ngalor ngidul. Aku tidur di samping Rini di atas tempat tidur yang lebarnya nggak seberapa ini.

Tulisanku yang serba kamu

Tulisanku belakangan ini memang bertema 'kamu'
tapi tak melulu ku lakukan ini untukmu
sebab aku sedang mengabdikan diri untuk keabadian
beruntunglah namau ku tuliskan di sini
sebab, hanya mereka yang mengusik atau mengetuk saja
yang bertempat indah di hati ini...

Februari dan puisimu, 2016