Belum nulis buku-buku luar biasa, minimal ngucapi SELAMAT dulu buat mereka yang lebih dulu. Yah, kali aja jadi PELANCAR perjalanan gue juga kan? Ucapan SELAMAT juga bisa meruntuhkan perasaan tinggi hati dan sombong di hati kita. Akui saja kehebatan orang lain, insya allah kelak kita yang akan diakui oleh dunia. Kebiasaan mengapresiasi karya orang lain juga dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan sosial kita. Alhamdulillah. ^_^
MENULIS adalah AKU; caraku beristirahat, caraku memaafkan, caraku mencintai dan caraku hidup abadi.
Minggu, 22 Maret 2015
Inspirasi: Mengucapkan Selamat
Lokasi:
Lind, WA, USA
Perbaiki niat di awal, di tengah dan di akhir
sebuah undangan dan keyakinan bahwa yang diundang benar datang
ditambah ingin tahu menjadi-jadi, jadilah aku menghadiri
terlambat. Aku faham, sebab tadi berkeliling-putar mencari
kiranya hotel ini memang tidak seperti yang tertera dalam berita
Bagai mengulang ilmu dari guru baru
tetap rengkuh ku tadah ilham-ilham tiada duga
tertegur di tengah dari mula untuk melongoki hati
mari benahi apa yang menyebabi kemari
kudapatilah ia belum terbenahi apalagi tertata hati
bismillah, ku ubah segala tadi
Ada beda disetiap cerita pencerita
aku menemukan banyak nasihat suci kali ini
nasihat yang pada sebelumnya lebih beda tujuan
tapi semuanya adalah beda-beda yang bermakna meski beda
tiada yang salah dari cara
hanya saja tanya pada hati bolehkah ia berlapang-terima?
Hotel Syariah, minggu 22 mungkin 2015
TRAINING for Woman at UIN SUKAJADI
Sempat ragu besar-besaran untuk memilih mana agenda yang akan diikuti hari ini.
1. Family Gathering FLP dan rapat proker
2. STIFIN Coaching
3. Training Publik Speaking for Woman
4. HUT AURI dengan berbagai exhibition kecenya
Huaaa.. menggalau pagi-pagi. Semua agenda yang kece-kece numpuk jadi satu di hari yang sama. Sebenarnya sejak seminggu yang lalu udah niat banget pengen ikutan STFIN coaching karena akan dibahas tentang seluk beluk kepribadian. I love itu very bad. Yang membuatku ragu adalah pilihan yang kemarin diberikan dek Yana. Dek Yana ngasih vocher senilai Rp 950.000 gratis buatku untuk Training Publick Speaking for Woman oleh kak Rika Mayasari. Sebenarnya, ilmu dari bang Wira yang udah aku dapatkan tinggal dikembangin aja sih. Tapi, tawaran sudah terlanjut aku iyakan dan kalau aku nggak datang rasanya menghianati kepercayaan dek Yana banget. Ditambah lagi bang Antoni nggak meyakinkan aku untuk ikutan STIFIN (dia bilang, semuanya bagus kok dek tinggal adek mau pilih ikut agenda yang mana). Huaaaa, ya sudahlah aku nggak jadi perjuangin si STIFIN. Mungkin next time. Hari ini aku menunaikan pemberian dek Yana dulu. Dengan dek Yana gratis, sedangkan STIFIN bakal bayar Rp 50.000 dan jujur lillahitaala aku nggak punya uang lagi. Ada Rp 10.000 di kantongku ini pinjam dari Rini. dan Rp 2000 ntah uang apa, aku lupa. Thats real man!
1. Family Gathering FLP dan rapat proker
2. STIFIN Coaching
3. Training Publik Speaking for Woman
4. HUT AURI dengan berbagai exhibition kecenya
Huaaa.. menggalau pagi-pagi. Semua agenda yang kece-kece numpuk jadi satu di hari yang sama. Sebenarnya sejak seminggu yang lalu udah niat banget pengen ikutan STFIN coaching karena akan dibahas tentang seluk beluk kepribadian. I love itu very bad. Yang membuatku ragu adalah pilihan yang kemarin diberikan dek Yana. Dek Yana ngasih vocher senilai Rp 950.000 gratis buatku untuk Training Publick Speaking for Woman oleh kak Rika Mayasari. Sebenarnya, ilmu dari bang Wira yang udah aku dapatkan tinggal dikembangin aja sih. Tapi, tawaran sudah terlanjut aku iyakan dan kalau aku nggak datang rasanya menghianati kepercayaan dek Yana banget. Ditambah lagi bang Antoni nggak meyakinkan aku untuk ikutan STIFIN (dia bilang, semuanya bagus kok dek tinggal adek mau pilih ikut agenda yang mana). Huaaaa, ya sudahlah aku nggak jadi perjuangin si STIFIN. Mungkin next time. Hari ini aku menunaikan pemberian dek Yana dulu. Dengan dek Yana gratis, sedangkan STIFIN bakal bayar Rp 50.000 dan jujur lillahitaala aku nggak punya uang lagi. Ada Rp 10.000 di kantongku ini pinjam dari Rini. dan Rp 2000 ntah uang apa, aku lupa. Thats real man!
Langganan:
Postingan (Atom)
