Rabu, 01 April 2015

TIPS: Merawat Laptop dan HP

Jangan hanya sekedar memiliki, kita juga harus pandai merawatnya. Karena usia gadgetmu bergantung kepada caramu memeliharanya.

Journey: THAILAND, Beloved Travelling

(14-22 Juni 2015)
Sebuah tuai dari tanam mimpi berkali-kali akhirnya ku panen.
Dalam sebuah even Pemuda ASEAN bernama ASEAN SCIENCE CAMP 2014 yang dihandle oleh AYFN (ASEAN Youth and Friendship Network), aku menjadi satu-satunya delegai Riau ke Chulalungkorn University, Bangkok, Thailand. Waaah, Fabiayyi 'alaa irobbikuma tukadzibaan. Maka, nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang kamu dustai?

Alhamdulillah berkat kemenangan dalam ajang MAWAPRES kemarin, dalam keterbatasan dana perjalanan dari rektorat, akulah yang akhirnya didanai untuk berangkat. Sebenarny, Lia dan Bela juga lolos. Bahkan kami juga sudah berjuang bersama-sama mencari sponsor. Tapi, pada akhirnya kesempatan dianugerahkan Allah hanya kepadaku. Dana yang dibutuhkan untuk akomodasi dan registrasi mencapai Rp 5jt. Jadi, pihak rektorat sebenarnya menginginkan 1 orang saja untuk satu even. Tujuannya agar ragam prestasi kampus juga beragam. Wajar sih!

Menunggu Pagi

Sebenar pagi adalah sebuah sepi yang sudah ditepi, menyinggahi
 babak baru dalam perjalanan hari tapi tak semua diri menyaksi apa
yang demikian suci. Masih memilih terpengkur dalam geliat mati
Udara di luar teramat gigil mengemas hari dalam setandan sepi.
Sebuah gema membangunkan penyambut mati.
Relakan kantuk
ditebas sujud diri
dalam bisik-bisik
lantunan hijaiyah
berkalimat setelah
pagi dini ber-pergi
mau tak mau
banyak diri
siaga tanpa tapi.
Sebab, jadwal pergi
telah mendekati.
Rapi-rapi merapikan diri
demi masa depan lebih berarti
walau pagi sering dihianati

Dalam tunggu, di Arfaunnas April ranum di 2015

Aku Dalam Tungguku

Selamat pagi wahai Rabu... ^_^
Aku keluar rumah dengan wajah cerah.
Sisa hujan semalam masih meninggalkan sejuk di pucuk-pucuk pagi.
Hari ini, temaku adalah dark donker, hehe. Baju kemeja berwarna donker (sejak SMP) dipadukan dengan cardigen dongker senada. Plus jilbab dongker juga tapi bersemburat hijau (ini jilbab sebenarnya udah aku kasihkan sama Rini, tapi masih sering juga ku palakin, piye iki? hehe). Dengan sedikit kreasi lipatan di bagian kepala, membuat penampilanku hari ini lebih chic. *hehe, ngerasa lagi promosi baju aja.

Umil di Arfaunnas ya, Mamake. Sekretarisnya lagi AW. Jadi Umil nungguin dia dulu. Kita ketemunya di mana?
BBM Yaumil masuk dan dibacakan Rini yang sedang menggenggam Androku.
"Balaskan tolong, Rin!"
Kita ketemuanya di bangku merah di depan Arfaunnas aja kalau gitu. 

"Riiiinnn, tugasmuuuu!" Teriakku dari teras sambil memanaskan mesin motor.
"Apaaaa?" teriaknya dari dalam lalu disusul langkahnya ke luar kamar sambil melongok dari gorden.
Aku memberi kode orang yang sedang memotret.
"Hoawalaaah!" katanya. Rini segera masuk lagi ke kamar dan membawa OPPO kecenya.
Setelah beberapa kali jepretan... "maacih ya, Cin. Dah, sana masuk lagi ke dalaam!" hemmm juragan macam apa ini, pemirsah? hehe