Sudah purnama ke tiga
langit masih jua berkabut
malam berkabut
siang berselimut
baju-baju ikut beraroma tengik
tak urung dijilat kabut
mengepul tak sudah-sudah
tempias angin dari ranah tetangga
kita pun tak usai menghirup
kemarin memang kitalah si asal
sekarang banyak lagi berasal
kalau seperti ini terus
pada purnama ke empat
barangkali kita tidak lagi bernafas
mohon pada Tuhan kirimkan tiupan syurga
langit masih jua berkabut
malam berkabut
siang berselimut
baju-baju ikut beraroma tengik
tak urung dijilat kabut
mengepul tak sudah-sudah
tempias angin dari ranah tetangga
kita pun tak usai menghirup
kemarin memang kitalah si asal
sekarang banyak lagi berasal
kalau seperti ini terus
pada purnama ke empat
barangkali kita tidak lagi bernafas
mohon pada Tuhan kirimkan tiupan syurga
Oktober berkabung jerebu, 2015
