Kamis, 02 April 2015

Selamat Berjuang di Raflessia

Terjaga ketika Yaumil sedang berberes-beres untuk berpamitan.
Aku masih menggeliat, "Umil jalan kaki?" tanyaku.
"Iya Mamake, sekalian olahraga aja."
Hoaaammmm... aku pun masih malas beranjak dari tempat tidur. Setelah Yaumil pulang, giliran aku yang memulai hari. Karena sedang cuti sholat, aku langsung menghadapi laptop putih kecintaanku dan mulailah jemari menari. Kata Om Mario Teguh: kita lebih banyak memperbaiki yang lama daripada menambah nilai untuk yang baru. Aku anggap itu adalah nasihat luar biasa. Kebiasaan seseorang akan menentukan kesuksesannya. Kata orang, kalau mau jadi orang kaya ya harus membiasakan diri seperti orang kaya. Apa karakternya? Suka berbagi, positif thinking, tenang, tidak pelit, rajin bekerja de el el. Kalau mau jadi penulis, ya tinggal bentuk aja kebiasaan seorang penulis, misalnya: peka terhadap lingkungan, kemana-mana bawa notes buat nyatat ide-ide yang berseliwera, rajin membaca, rajin menulis yang jelas. Nah, itu dia kuncinya. Daaan, bayangkan jika itu semua udah tercapai, maka kita akan menjadi public figur. Seorang public figur tentu adalah orang yang memperhatikan penampilan, bangun tidur jam 04.00wib dan tahajud agar hati dan fikiran lapang, ramah-tamah, mulut dijaga, tampil rapi, on-time de el el. Karakter yang terkesan sepele ini bisa menjadi hal yang akan membuat seseorang jatuh kalau disepelekan. hikssss

TIPS: Seputar MAWAPRES

Oke, setelah mengetahui tanggal-tanggal penting tentang pemilihan MAWAPRES, kamu kudu tahu tips dan trik dalam menjadi yang terbaik versi dirimu sendiri di ajang paling bergengsi ini. Apa aja? Nah, belajar dari pengalaman diri sendiri dan orang lain, aku meramu beberapa hal berikut ini :

1. Dari segi penulisan KTI
Carilah judul yang unik dan 'menjual'. Judul akan menghipnotis dewan juri dan seluruh peserta jika itu benar luar biasa. Untuk mendapatkan judul yang menarik, kamu harus berkonsultasi dengan dosen pembimbing atau kepoin para pemenang sebelumnya. Tapi, kalau kamu memang sudah banyak pengalaman dalam bidang KTI, akan lebih mudah tentunya. Ok fix?

2. Dari segi ide KTI
Untuk yang satu ini, kamu pun butuh bimbingan dan banyak membaca. Ide tidak harus luas dan umum, justru semakin spesifik dan mengerucut akan lebih baik. Kuncinya adalah : UP TO DATE dan APLIKATIF. Percuma aja ide kamu cetar membahana, tapi itu baru sebatas deskripsi. Artinya, belum ada gagasan yang bisa digunakan dan bermanfaat untuk permasalah yang diangkat.

Hari-hari kurang berarti

Janji mengantarkanku jua pada temu siang
yang ditemu tak bukan adalah guru dulu
luar biasa lagi penuh sambut kepada semua
aku merasa luar biasa pula jadinya bersama
diberilah aku sebuah nasihat tepat
ada baiknya jika aku bersegera memastikan kepala naskah
karena tiada yang pasti apalagi jika keadaan memang demikian
tersadarlah aku bahawa diri terlalu sibuk mengharap mujur
terlena dalam tidak menggenggam apa pun kepastian
pasi memandang diri sendiri
berterimkasih sekali pada guru cantikku ini
kalau tidak diberi ingat, ingatku tidak kembali pada sempat
mumpung, selagi waktu masih diberi
jangan sampai kejarku berbentur pada tak mujurku
jangan mencari celah sebab untuk yang buruk
seharusnya aku!
sewajibnya aku!
Bismillah, untuk sabtu pagi esok, 2 April 2015