Terjaga ketika Yaumil sedang berberes-beres untuk berpamitan.
Aku masih menggeliat, "Umil jalan kaki?" tanyaku.
"Iya Mamake, sekalian olahraga aja."
Hoaaammmm... aku pun masih malas beranjak dari tempat tidur. Setelah Yaumil pulang, giliran aku yang memulai hari. Karena sedang cuti sholat, aku langsung menghadapi laptop putih kecintaanku dan mulailah jemari menari. Kata Om Mario Teguh: kita lebih banyak memperbaiki yang lama daripada menambah nilai untuk yang baru. Aku anggap itu adalah nasihat luar biasa. Kebiasaan seseorang akan menentukan kesuksesannya. Kata orang, kalau mau jadi orang kaya ya harus membiasakan diri seperti orang kaya. Apa karakternya? Suka berbagi, positif thinking, tenang, tidak pelit, rajin bekerja de el el. Kalau mau jadi penulis, ya tinggal bentuk aja kebiasaan seorang penulis, misalnya: peka terhadap lingkungan, kemana-mana bawa notes buat nyatat ide-ide yang berseliwera, rajin membaca, rajin menulis yang jelas. Nah, itu dia kuncinya. Daaan, bayangkan jika itu semua udah tercapai, maka kita akan menjadi public figur. Seorang public figur tentu adalah orang yang memperhatikan penampilan, bangun tidur jam 04.00wib dan tahajud agar hati dan fikiran lapang, ramah-tamah, mulut dijaga, tampil rapi, on-time de el el. Karakter yang terkesan sepele ini bisa menjadi hal yang akan membuat seseorang jatuh kalau disepelekan. hikssss
Aku masih menggeliat, "Umil jalan kaki?" tanyaku.
"Iya Mamake, sekalian olahraga aja."
Hoaaammmm... aku pun masih malas beranjak dari tempat tidur. Setelah Yaumil pulang, giliran aku yang memulai hari. Karena sedang cuti sholat, aku langsung menghadapi laptop putih kecintaanku dan mulailah jemari menari. Kata Om Mario Teguh: kita lebih banyak memperbaiki yang lama daripada menambah nilai untuk yang baru. Aku anggap itu adalah nasihat luar biasa. Kebiasaan seseorang akan menentukan kesuksesannya. Kata orang, kalau mau jadi orang kaya ya harus membiasakan diri seperti orang kaya. Apa karakternya? Suka berbagi, positif thinking, tenang, tidak pelit, rajin bekerja de el el. Kalau mau jadi penulis, ya tinggal bentuk aja kebiasaan seorang penulis, misalnya: peka terhadap lingkungan, kemana-mana bawa notes buat nyatat ide-ide yang berseliwera, rajin membaca, rajin menulis yang jelas. Nah, itu dia kuncinya. Daaan, bayangkan jika itu semua udah tercapai, maka kita akan menjadi public figur. Seorang public figur tentu adalah orang yang memperhatikan penampilan, bangun tidur jam 04.00wib dan tahajud agar hati dan fikiran lapang, ramah-tamah, mulut dijaga, tampil rapi, on-time de el el. Karakter yang terkesan sepele ini bisa menjadi hal yang akan membuat seseorang jatuh kalau disepelekan. hikssss
