Sabtu, 05 Desember 2015

Selamat Ulang Tahun Rezky

Ternyata kita berdekatan..
Aku baru saja tahu
dan langsung ingin mengabadikan tahu

Aku berada di angka 4
Kamu 5-nya.
Melalui menit ke 30 pada pukul 17 ini
Aku ingin mengucapkan SELAMAT dan SEMOGA padamu
Mungkin tak terlalu puitis, tapi semoga suka

SELAMAT
Atas bertambahnya umur dan kesempatan hidup
Menghirup udara dan kesegaran termewah di dunia
Masih bernafas.
Teruslah berkarya dalam segala ada dan tiada
Rendahkanlah hati supaya tinggi di hati Pemilikmu
Tebarkan manfaat, doa dan kemaafan pada sekitar

SEMOGA
Tentang jatah hidup yang semakin limit
Semoga semakin mendekat pada-Nya
Selangkah, namun terus maju melangkah
Tak henti menujuNya
Sebab segala tuju adalah tujuNya atas segala
Semoga yang masih jauh didekatkan
dan yang dekat dirapatkan
Semoga segalanya selalu tentang Dia.
Juga semoga kita bisa bersahabat
Berbagi ilmu, kebaikan dan hikmah
aamiin.

untuk Rezky Firmansyah, 5 Desember 2015

Through DIARY, I will Life TWICE



Masih ada beberapa spot yang harus ku rapikan di kamar ini. Aku bener-bener ingin menjadikan kamar ini sebagai tempat yang nyaman untukku. Sekaligus, mendukung untukku dan Titin mewujudkan mimpi kami. Perubahan BESAR itu dimulai dari SINI, menggunakan apa yang biasanya dibuang, mengindahkan apa yang dianggap orang tak layak pakai.
Pergi nggak ya ke seminar kewirausahaan bidik misi itu?

Kemarin, Okta menyuruhku untuk datang ke acara pagi ini di rektorat. Meskipun aku bukan penerima bidik misi, tapi ilmu dari seminarnya dijamin Okta akan bermanfaat untukku. Ah, aku ajak Titin saja! Dia kan penerima bidik misi. Eh, ternyata Titin nggak bisa. Aku semakin ragu saja.
Kak. Meet up yuk? Sebuah BM dari dek Mel ku terima.
Mau dek. Tapi, kakak ada acara sampai tengah
hari dek Ciin. Gimaneee?

Weeehhh… Duta, sibuk haaa. Tengah
hari jam berapa kak?

Hhhee, sok sibuk aja dek. Jam 2 dek.
Adek yang ke UR gimana?
Mel jam 2 mau ziarah kak, plan sama bunda. Hehee. Oke deh kapan-kapan lagi ya kakka.

Aku baru tahu bahwa ternyata ayahnya dek Melati sudah tiada. 3 tahun silam kepergiannya. Karena kecelakaan, ditabrak motor yang melaju dalam perjalanannya menuju masjid untuk sholat jumat. Hari baik, niat baik dan dalam keadaan baik pula. Semoga ayah dek Mel tenang di sanaa…aamiin.
Adek nggak kos ya di sini?

Nasehat: Penundaan pun harus Diinsyafi

Usai membaca tulisannya yang luar biasa itu, aku langsung menarikan jemariku di laptop ini. Baru nyadar, kalau aku udah berhari-hari nggak nulis diary. Bahkan, tentang hari ulang tahunku pun belum. Teguh sampai menagihnya tadi. hiksss. Memang, ini adalah kesulitan yang sering kali ku rasakan; ketika tanganku berjeda untuk menulis karena kesibukan lainnya, biasanya jeda tadi akan berketerusan menjadi kemalasan. Contohnya ya beberapa hari ini.
“Yang harus diinsyafi itu bukan hanya KESOMBONGAN terhadap harta, tapi juga terhadap kesombongan tentang ingatan dan penundaan,” gumamku dalam hati.
Karena aku merasa mempunyai daya ingat yang tinggi terhadap kejadian sehari-hari, kadang aku sering menyepelekan untuk segera menyelesaikan diary hari itu juga. Ya Allah, maafkan aku. Apa jadinya kalau Engkau mengambil ingatan-ingatan ini dariku seketika? Tentu aku tak berdaya pada akhirnya.