Rabu, 28 Oktober 2015

Nasehat: Jangan Menghalangi Takdir Baik Allah

"Mi, Elis punya cerita. Dan, cerita ini real dari kehidupan Elis sendiri. Nanti setelah Elis selesai cerita, silahkan Mami ambil hikmahnya di mana yaa.”
Dan…. Mulailah aku berkisah tentang dia. Dia dari 7 tahunku yang silam. Dia yang kini sudah ku sudahi.
“… Menunggu dia karena kita udah punya komitmen dengannya pun sebenarnya nggak boleh Mi. Karena, memang nggak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi nantinya kecuali Allah. Banyak banget orang yang salah faham dalam mengartikan makna MENJAGA HATI Mi. Kan ada tuh Elis tulis di Instagram… Ukuran Menjaga Hati itu ada 2; 1. Hati kita tetap tenang ketika mendadak mendengar dia menikahi orang lain. 2. Kita nggak lagi mengharapkannya melamar kita ketika ternyata ada orang lain yang lebih dulu melamar kita. Dan… yang paling membuat Elis malu itu ketika dengar nasehat ini, Mi; Hijab hati itu adalah perkara yang paling dasar dalam Islam. Hello Eeeell, perkara dasar ini aja kamu belum khatam-khatam, gimana mau menerima amanah Allah yang besar?, itulah yang Elis fikirkan waktu itu Mi.”

Kamu adalah AKU

Kamu adalah tentang bertahun-tahun lalu
Dan Kita adalah tentang bertahun-tahun merindu
Sejak awal jumpa di pangkal putih abu-abu
Bermodal sapa, kita bersua lalu melebur canda
Ramahmu yang nyamankan aku disetiap sela suntuk
Berulang kali ku datangi hatimu yang seputih salju
Saat gundah ini menyarang di hati
Kedua tanganmu selalu terbuka lebar, menyambutku
Hingga kini, masa-masa itu tetap hidup dalam hati
Siapa yang bisa melupa sahabat penuh cinta sepertimu?
Yang menyayan tanpa pilih pandang
Yang pedulu tanpa tunggu pamrih
Aku mencintaimu karena kamu bernama CINTA
Terimakasih atas segala indah dan mewah dalam kisah kita
Bantu aku mendoakanmu dengan ibadahmu
Supaya kita tetap bersama hingga ke sana
Ke Jannah-Nya....

Untuk Murty, Sahabatku. 28 Oktober 2015
06.34 am