Selasa, 05 November 2013

Pemenang 1 Olimpiade Agama Islam

Nama Acara : Muharam Fest 1435 H
Penyelenggara : LSO LSI Al-Maidan FKIP Universitas Riau
Waktu : 5 November 2013
Judul Karya : -

Tentang Pencapaian :
Kalau dilihat siapa saingan-sainganku, bermimpi untuk menang pun aku nggak berani. Tapi, kuasa Allah memang selalu berada di atas semua ketidakmungkinan, aku menjadi pemenang 1 dalam OAI (Olimpiade Agama Islam) ini. Rasanya sesuatu banget. Soal-soalnya pun bukan main sulitnya dan bahkan ada yang baru ku kenal. Ada beberapa yang asal jawab dan ada beberapa yang ku coba berfikir matang-matang. Tapi, sekalipun asal-asalan, aku tetap bertanya kepada Allah terlebih dahulu sebelum menjawabnya. Jelas saja ini bukan karena kepintaranku, tapi karena pertolongan Allah dalam menuntun jawaban-jawabanku. Alhamdulillah.

___Jangan mendahului kehendak Allah dengan berkata, “Aku pasti gagal!” (Truly Elysa)

Sabtu, 28 September 2013

Lulus Tes Keagenan AXA Finance

Nama Acara : Tes Keagenan Asuransi Jiwa
Penyelenggara : PT AXA FINANCIAL INDONESIA
Waktu : 28 September 2013
Judul Karya : -

Tentang Pencapaian :
Waktu aku mau ngirimkan berkas KTI TAP MPR lewati TIKI, aku diajak ngobrol sama pemimpin kantornya. Eh, ternyata si bapak ngajak aku gabung di AXA insurance. Awalnya, aku sama sekali nggak kefikiran untuk jadi agen asuransi begini, tapi karena aku lihat bapak itu bukan orang jahat, akhirnya aku mau ikut tes keagenannya. Kantor AXA itu terletak di Jalan  Sudirmam, di komplek Sudirman City Square. Biaya pendaftaran tes yang katanya Rp 100.000 itu disponsori oleh si bapak TIKI tadi. Eh, ternyata aku lolos, diumumkan setelah seminggu berlalu.
Aku senang udah resmi menjadi agen AXA sekarang. Tapi, ternyata ada masalah di tengah jalan; orang tuaku nggak setuju aku menjadi agen asuransi dengan alasan keharaman. Padahal, awalnya mereka setuju dan sangat mendukungku, bahkan udah niat mau bikin polis untuk yang jenis tabungan hari tua. Eh, malah jadi ribet banget urusannya. Aku tetap kekeh untuk lanjut sekalipun mami papi menasehatiku tentang keharaman asuransi. Ternyata, mereka sampai beli bukunya demi menghindari dan menjaga tercemarnya rezeki dengan hal-hal yang diharamkan.
Singkat cerita, akhirnya dengan penuh kesadaran, aku mengundurkan diri. Aku nggak berani menemui bapak itu secara langsung, karena takut menyakitinya dan sekaligus aku takut nggak mampu menjawab kalau dia bertanya kenapa. Yang terpenting itu adalah ridho kedua orang tua kan? Apalagi mami papi beralasan melarangku, bukan tanpa sebab. Terimakasih untuk seseorang yang sudah membuka fikiranku tentang kesyubhatan perkara ini. Semoga Allah membalas kebaikanmu dan menjagamu beserta keluarga selamanya. Aamiin.

___Restu orangtua adalah jalan Allah menghadiahkan syurga (Truly Elysa)

Jumat, 20 September 2013

Peserta LKTI Nasional

Nama Acara : PPIPM Fair bertema ‘Peran Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Maju 2025’
Penyelenggara : PPIPM Universitas Negeri Padang
Waktu : 20 September 2013
Judul Karya : -

Tentang Pencapaian : 
Meskipun nggak masuk 10 besar, setidaknya aku sudah melakukan yang terbaik. Panitianya baik banget, semua peserta baik yang lolos maupun nggak lolos tetap dikirimi e-sertifikat untuk diprin sendiri. Mungkin, kali ini aku masih gagal yah namanya aja baru coba-coba. Selanjutnya, aku harus lebih serius menggarapnya. Bismillah.

___Penghalangmu adalah ketidakseriusanmu (Truly Elysa)

Senin, 02 September 2013

Kader Akhwat Terbaik UKMI

Nama Acara : Halal bi halal seluruh kader Universitas Riau
Penyelenggara : UKMI se-Universitas Riau
Waktu : 2 September 2013
Judul Karya : -

Tentang pencapaian :
Sore itu, aku ditelvon oleh mbak Nyi supaya aku bergegas datang ke gedung Auditorium FMIPA. Eh, ternyata sampai di sana aku diminta maju ke depan untuk diapresiasi sebagai kader paling banyak mengukir prestasi dalam 3 tahun terakhir. Pas ku buka kadonya di rumah, ternyata hadiahnya adalah buku yang cukup tebal berwarna hitam sampulnya dan berjudul Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku isinya adalah kata-kata mutiara Ali bin Abi Thalib. Alhamdulillah, seneng banget rasanya. Semoga aku tetap rendah hati dan dijauhkan oleh Allah dari sifat sombong dan tinggi hati. Aamiin.

___Musuh terbesarmu adalah kesombonganmu (Truly Elysa)

Minggu, 14 Juli 2013

Tampil di SmartGen Tribun

Nama Acara : SmartGen; School and Campus
Penyelenggara : Tribun Pekanbaru
Waktu : 14 Juli 2013
Judul Kolom : Novelkan Kisah Hidup Pribadi

Tentang Pencapaian :
Hari itu, aku tiba-tiba ditelvon oleh nomor tak dikenal dan beliau ingin mewawancarai saya. Setelah bertemu dengannya ia menunjukkan ID Cardnya sebagai Reporter Tribun Pekanbaru yang sedang mencari sosok untuk ditampilkan profilenya di kolom SmartGen. Ternyata seseorang telah merekomendasikannya untuk menemui saya. Beliau banyak bertanya tentang kesibukan dan prestasi saya. Jujur, waktu itu saya sangat bersyukur dan sama sekali tidak berfikir untuk bertanya, "Bang, kan di kampus ini banyak yang lebih berprestasi daripada Elysa, tapi kenapa Abang setuju untuk memilih Elysa?" No Way! Karena itu tandanya aku sedang minder. Karena minder itu menurutku mengurangi penghargaan kepada diri sendiri. Meskipun perasaan minder itu ada, tapi cukup hati sajalah yang tahu. Ini adalah kesempatan yang dihadiahkan oleh Allah kepada saya, lalu kenapa saya harus meragukannya? Syukuri, Hargai, Tingkatkan lagi!

___Rasa minder itu cukup hati kita dan Pemiliknya saja yang tahu. Orang lain tidak perlu.

Senin, 10 Juni 2013

Pemenang 1 LKTI Pendidikan

Nama Acara : BEM FKIP EXPO bertema ‘Pendidikan Karakter sebagai Solusi Perbaikan Moral Generasi Muda di Eras Globalisasi’
Penyelenggara : BEM FKIP Universitas Riau
Waktu : 10 Juni 2013
Judul Karya : Strategi Pembelajaran Berbasis Multiple Intelegence; Konfigurasi Otak Kiri dan Otak Kanan

Tentang pencapaian :
Tahun lalu, aku meraih juara 2 dan aku bertekad untuk menjadi juara 1 di tahun ini. Alhamdulillah, aku sudah semakin tahu tentang KTI dan perlahan aku mulai mencintainya. Setelah benar aku menjadi juara 1 dalam LKTI ini, mulailah aku bermimpi untuk terbang ke luar Riau bersama LKTI. Aku melihat peluang besar dari persaingan LKTI ini karena masih sangat sedikit peminatnya di kampus ini khususnya. Kalau aku berhasil masuk 10 besar saja, sudah pasti aku akan diundang untuk mempresentasikan KTIku di hadapan para juri. Dan, inilah peluang yang ku maksud. Peluang terbang!

___Anggaplah segala sesuatunya serba mungkin (Truly Elysa)

Kamis, 06 Juni 2013

Pemenang 2 lomba menulis Puisi Isra’ Miraj

Nama Acara : Peringatan Isra’ Miraj 1434H bertema ‘Generai Rabbani Peneladan Risalah Rasul”
Penyelenggara : LSO LSI Al-Maidan FKIP Universitas Riau
Waktu : 6 Juni 2013
Judul Karya : Bahkan Malaikat pun Cemburu Padamu

Tentang pencapaian :
Alhamdulillah, aku kembali diberi kesempatan oleh Allah untuk memperoleh penghargaan sebagai juara 2 lomba menulis puisi tentang Isra’ Miraj. Puisiku bercerita tentang betapa luhurnya sosok nabi Muhammad SAW dan kita semua adalah pengems syafaatnya di yaumil akhir kelak. Puisi itu tercipta hadir ke dunia berkat niat yang kuat di antara keterbatasan. Tapi, bukankah keterbatasan selalu mengajarkan ketidakterbatasan?

___Keterbatasan selalu mengajarkan ketidakterbatasan? (Truly Elysa)

Sabtu, 11 Mei 2013

Pemenang 3 MTQ Mahasiswa Cabang Musabaqoh KTI Al-Quran

Nama Acara : MTQ Mahasiswa tingkat Universitas Riau bertema ‘Tumbuhkembangkan Potensi Generasi Muda Berakhlak Qurani’
Penyelenggara : UKMI se-Universitas Riau
Waktu : 11 Mei 2013
Judul Karya : Koreksi Al-Quran terhadap Praktek Riba dalam Transaksi Perbankan

Tentang Pencapaian :
KTI adalah salah satu caraku untuk terlibat dalam MTQ meskipun aku nggak terlalu pandai ngaji dan hafalanku nggak banyak. Ya, tulisan selalu memberi ruang untuk berkarya. Ini adalah pengalaman pertamaku dalam KTI Al-Quran. Dengan bimbingan pak Suarman yang juga adalah PA-ku, Alhamdulillah aku berhasil menyelesaikan KTIku dan masuk ke dalam 5 besar. Inilah uniknya dunia KTI, aku tidak hanya diajarkan bagaimana menulisnya, tapi juga diajarkan bagaimana mempresentasikannya. Lagi, aku belajar bagiamana caranya meyakinkah dewan juri dengan yakin yang meyakinkan (Kata kak Vivien). Sebab presentase itu bukan hanya bagaimana kita berbicara di depan tapi juga bertanggung jawab atas tulisan.
Sejujurnya, aku sangat berharap menjadi juara 1 karena dengan demikian aku bisa mengikuti MTQM Nasional. Tapi, ternyata Allah masih berkata; “Tunggu” kepadaku. Sejak saat inilah tekat untuk bisa mengepakkan sayap itu menggebu-gebu.

___Berbicara dan Menulis, pelajarilah keduanya! (Truly Elysa)

Minggu, 05 Mei 2013

Lolos sebagai Anggota FLP angkatan Seperahu Sehaluan

Nama Acara : Seleksi Anggota FLP Cabang Pekanbaru
Penyelenggara : FLP Wilayah Riau
Waktu : 5 Mei 2013
Judul Karya : Meretas Makna Puisi-puisi Karya Taufik Ismail

Tentang pencapaian :
Setelah mengikuti Training Penulis selama 3 bulan, diumumkanlah 50 orang yang lolos sebagai anggota FLP Pekanbaru. Dan, secara resmi kami dilantik di rektorat Universitas Riau dalam acara bedah buku yang diisi oleh Jonny Lis Efendi. Selama 3 bulan masa training, kami dibekali dengan berbagai materi kepenulisan dan diharuskan menulis KTI sebagai tugas akhirnya. Waktu itu aku belum bawa motor ke Pekanbaru, pokoknya ke mana-mana harus naik oplet. Untunglah Rumah Cahaya Hikayatnya terletak di Merpati Sakti dan itu tidak jauh dari kampus, naik oplet sekali saja udah nyampek. Kadang aku berangkat sendiri, kadang bareng teman.
Udah sejak tahun lalu aku kepengen ikut FLP waktu aku menyaksikan pelantikan FLP angkatan 7 sekaligus talkshow kepenulisan di aula Sutan Balia, FISIP UR. Sebelum mengenal FLP, tulisanku hanya berakhir menjadi diari. Tapi, aku bertekad untuk terus menulis diari sepanjang hidupku sekaligus ku fungsikan sebagai bank ide untuk lahirnya tulisan-tulisanku yang lain.

___Diary adalah arsip kehidupanmu. Suatu saat kau akan diuntungkan karena menulisnya (Truly Elysa)

Kamis, 25 April 2013

Pemenang 3 MAWAPRES FKIP


Nama Acara : Pemilihan Mahasiswa Berprestasi
Penyelenggara : Kemahasiswaan FKIP Universitas Riau
Waktu : 25 April 2013
Judul Karya : Menanggulangi Masalah Kemiskinan Melalui Pendidikan

Tentang pencapaian :
Aku masih ingat bagaimana tahun lalu aku minder ketika melihat brosur pemilihan MAWAPRES tertempel di mading-mading. Saat itu aku bertekad, aku harus mencoba tahun depan. 2013 pun  tiba dan ia menagih janjiku. Aku menyanggupinya meskipun nyaris saja aku berhenti melangkah karena kenyataan bahwa aku harus presentase dengan full bahasa inggris. Lia lah yang banyak menguatkanku. Setiap hari menjelang hari H, ia selalu menyempatkan waktu untuk mengajariku berbahasa inggris. Bang Zul juga banyak membantu. Ia adalah MAWAPRES 2012 yang tidak sombong dan penolong. Lewat mereka, aku semakin yakin untuk maju.
Bersyukur sekaligus bersedih. Itulah yang kurasakan ketika aku tahu aku mendapatkan juara 3 di fakultas dan tidak bisa lanjut ke tingkat universitas karena yang diminta hanya juara 1 dan 2 saja. Nyaris! Yah, nyaris saja aku melanjutkan langkah. Tapi, ternyata Allah berkata “Tunggu” kepadaku. Jujur, aku nangis waktu itu. Tapi, esoknya aku menyadari bahwa Allah masih memberiku kesempatan untuk menyempurnakan persiapan. Dan, aku nggak mau setengah-setengah, aku harus menjadi pemenang pada tahun depan. Aamiin. Demikianlah tekadku.

___Kegagalan menandakan masih ada hal yang perlu disempurnakan (Truly Elysa)

Senin, 01 April 2013

Pemenang 1 Kreasi Jilbab

Nama Acara : MUSLIMAH FAIR
Penyelenggara : UKMI Ar-Royan Universitas Riau
Waktu : 1 April 2013
Judul Karya : -

Tentang Pencapaian :
Kemenanganku ini adalah berkat baju jadulnya mami. Sebelum balik lagi ke Pekanbaru, aku ada firasat bahwa baju jadul mami itu bakal berguna. Eh, ternyata benar, aku sampai menang gini. Upss, sebenarnya ada 1 orang lagi, Irma, dialah pasanganku yang make up-in aku. Bukan hanya wajah yang dimake up, tapi juga jilbabnya. Kami diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikan semuanya. Dan, setelah itu kami diminta catwalk di depan juri. *tenang aja, this is just for woman.
Ada 2 juri dan salah satunya bilang bahwa sebaikny jangan pakai dress yang gantung menggantung panjangnya. Upsss, ya namanya aja ini punya mami, makanya adak gantung. Awalnya sih, aku mengikuti perlombaan ini nggak serius apalagi sampai berharap untuk menang. Eh, ternyata aku menang beneran. Jadi, sebenarnya bukan karena aku yang cantik makanya menang, tapi karena Irma dan orang tuaku juga.

___Nggak ada yang salah dengan kesalahan kecuali jika itu dipermasalahkan (Truly Elysa)