Rabu, 29 Juli 2015

Impian: Duta Pariwisata-Lingkungan

“Liaa, aku pengeen banget jadi seorang Duta.”
“Duta apa tuuh?”
“Duta Lingkungan boleh atau Duta Pariwisata. Tapi mungkinkah ada pemilihan begitu; yang nggak pake syarat tentang penampilan? Yah, penampilan itu perlu, tapi bukan itu yang utama. Cantik itu kan nggak hanya tentang tubuh tinggi, langsih, putih, mulus, buka-bukaan. Cantik itu tentang Inner beauty Ciin.”
“Insya Allah. Tapi, kita nggak tahu akan terwujud atau nggak.”
“Yang jelas, tugas kita sebagia Duta adalah mengunjungi tempat-tempat baru dan menuliskan cerita perjalanan itu. wah, pasti keren banget. Mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat baru dengan gratis sebagai seorang duta kan kereen Ciinn. Jalan-berfoto-nulis. Sebenarnya jatuhnya jadi mirip kayak wartawan sih Lii, tapi ini lebih bergengsi. Apalagi kalau diminta untuk mengampanyekan isu-isu tentang lingkungan Liii, aku suka banget.”
“Aamiin.”
“Semoga akan benar-benar terwujud. Aamiin.”

BERSAMBUNG…

Siapa Aku Bagimu

Aku terbangun karena deru kipas angin begitu kencang menerpaku. Ku raih HP di sebelah kananku dan ternyata sekarang udah pukul 03.40wib. Rasanya aku belum sholat Isya. Setelah berupaya mengembalikan ingatan, ternyata benar aku tidur sebelum sholat Isya dan minta dibangunin oleh Rini pukul 20.10wib. Pasti Rini nggak jadi bangunin aku nih!
Ketika aku ingin beranjak dari tempat tidur, ku lihat Rini pun tidur di bawah dengan posisi aneh. Hemm…dia pun pasti ketiduran. Huh, sama doank bah!
“Rini ketiduran juga ya?” tanyaku setelah cuci muka, sikat gigi dan berwudhu.
“Iyaa.”
“Nggak jadi bangunin aku?”
“Nggak.”
Aku sholat dan Rini kembali mengerjakan SKRIPSInya. Yang aku syukuri adalah kenyataan bahwa ini belum Subuh. Coba kalau udah, sholat Isyaku bagaimana pemirsaa? Hiksss. Kagak boleh lagi kayak tadi nih. Nggak boleh percaya dengan siapapun untuk bangunin kita kalau temanya adalah menunda sholat. Karena, boleh jadi kita nggak terbangun lagi selamanya dan menyesal karena melewatkan waktu sholat terakhir kalinya.

Mati Tak Pernah Bertanya


Siapa berani menantang mati?
Semua orang gentar jika ditanya mati
Tapi mati tak pernah bertanya dulu
Kapan ia berwujud mati
Hanya yang akan mati yang tahu 

Juli penuh nasehat, 2015