Kamis, 22 Oktober 2015

INFO: Nulis KTI itu nggak Mesti Ngerti Metodologi Penilitian

'Oke Kak. Oh ya Kak, Kakak jadinya pemateri ke-3 Kak dan itu sesi setelah Zuhur Kak. Nanti Kakak sampaikan aja tentang motivasi nulis KTI dan metode kualitatifnya ya Kak. Soalnya pemateri 1 ngisi tentang metode Kuantitatif, pemateri kedua metode campuran dan penulisan proposal SKRIPSI dan Kakak metode kualitatifnya.”
“Ohhh…gitu ya Dek. Sip, sip. Udah ada kok di slidenya.”
“Tapi, lebih difokuskan aja ke metovasi nulis KTInya ya Kak, soalnya mereka pasti udah jenuh dan ngantuk tuh nanti. Lagian kan mereka belum ngambil metopel juga, jadi agak berat juga kalau semuanya dikasih tahu sekarang.”
“Ohh, jadi gini Dek, nulis KTI itu agak berbeda dengan SKRIPSI. Untuk bisa nulis KTI, kita nggak harus belajar metopel dulu kok! Buktinya aja Kakak. Kakak justru lebih kenal dengan KTI jauh hari sebelum belajar Metopel malah,” jelasku.

Nasehat: Jangan Mendiskriminasi Kebaikanmu



“Kak, pinjam boleh?” pinta Rini kepada salah seorang yang telah selesai sholat.
“Ini mukena pribadi,” jawab perempuan itu langsung.
Rini kembali duduk di sisiku.
“Lihatlah Kakak itu! Tadi waktu aku mau minjem nggak dibolehinnya, sekarang dipinjamkannya sama cewek yang itu! huh!” bisik Rini. Ku samakan arah pandang dengan pandangan Rini. Aku pun jadi mengiba.
Ah..! Kenapa mesti begini? Apakah kebaikan itu hanya diputar dan disebarkan dengan mereka yang sesama-sama berjilbab lebar saja? Bukankah prinsip kekayaan dan kebaikan itu sama saja; sama-sama harus diedarkan dan didistribusikan ke sebanyak mungkin orang?
Pandanganku kembali kepada Rini. Kasihan dia.

Selamat Ulang Tahun dek Melati

Ada namamu di bilik kanan ruang riuh rupa ini
Ada bahagia di dalam hatiku
Tentu juga hatimu yang umurnya kembali baru pagi ini
Di luar jendela kamar, cericit pipit masih terdengar menyipit
Lantaran kabut tebal masih mendekap erat bumi kita
Aku semoga selalu padamu
Doaku
Selamatku
Semogaku
Umur barumu semoga membarui semangatmu jua
Membarui segala warna-warni harimu
Mentenagai segala lelah-letihmu
Memberkahi setiap jalan-tujumu.
aamiin

Dariku yang dari kejauhan mendoakanmu,
22 Oktober 2015