Selasa, 15 Desember 2015

Inspirasi: Biarkan Tulisanmu Sebuntu Idemu

"Eh, jadi gimana inti dari petuahnya Tere Liye kemarin, Nad?”
“Emmmm…apa yaa? Inad juga lupa Lis, udah agak lama juga tuh! Intinya gini, kalau kita kesulitan nemuin ending cerita, ya udah biarkan aja sampai di situ. Nggak usah dipaksa. Bukunya Tere Liye itu pun ada yang endingnya buntu dan dia biarkan aja kayak gitu, eh ternyata laris. Aku lupa ntah bukunya yang mana tuh dia bilang.”
“Ohhhh..gitu ya Nad? Keyeeen.”



“Terus, dia bilang juga, tulislah tentang hal-hal di sekitar kita. Tentang kejadian sehari-hari, tentang orang-orang terdekat, gitu Liss.”
“Iya, pantesan tulisannya Tere Liye itu benar-benar ringan dan dekat dengan kejadian sehari-hari. Wahh…thanks ya Nad.”

Sepi pun punya Hati

Aku pun butuh SENDIRI
Kadang SEPI lebih terasa menemani diri
Daripada sebuah CANDA dalam riuh cuap-cuap
Kadang SEPI lebih menarik hati
Ada rasa yang lebih difahami oleh SEPI dari pada sebuah DIRI
SEPI yang seperti ini yang selalu ku rindui

Desember dan sebuah sepi, 2015