Selasa, 29 Desember 2015

Lengkap dan Genap

Detik ini aku kembali
pulang pada nurani sejati
bahwa aku memang harus berpendamping hati
ini manusiawi
lambat laun diri pun akan mempertanyakan sendiri
tentang diri yang masih sendiri

Saat ini kita memang sudah CUKUP,
tapi belum LENGKAP
karena belum bergenap.

Desember dan niat menggenap, 2015

Nasehat: Waktu tak selalu mengubah segalanya

Setelah sholat Isya…
“Cin, aku menyimpulkan sesuatu hari ini,” kataku.
“Apa tu?”
“Ternyata, waktu tak selalu mengubah segalnya. Ada kalanya waktu hanya memperjelas/memperkuat/meningkatkan dan ada kalanya waktu hanya memudarkan/menurunkan/melemahkan suatu keadaan. Contohnya temanku yang nggak sengaja ketemu denganku tadi. Sejak pertama kali ketemu dulu, sampai saat ini, kok rasanya dia nggak ada perubahan juga Cin; tetap suka bercanda nggak penting dan kadang nyakitin juga, terus kadang juga dia masih suka ngejek-ngejek orang. Aku kasihan banget loh Cin ngelihat teman yang kayak gitu. Kasihan banget karena hidupnya kok merugi dan nggak meningkat gitu?”
“Iya yaaa Ciiiinnn.”
“Kasihan kan dia. Gayangnya sekarang makin WOW aja, padahal ntah gimana kehidupan orang tuanya di kampung sana, kita pun nggak tahu apakah memang benar mampu atau nggak.”
“Iyaaa. Bener tuh! Kadang, ada orang-orang yang memang terbiasa dan dibiasakan oleh keluarganya yang seleranya tinggi Cin.”