Saat ini pukul
23.45wib.
Aku baru membuka FB. Dan sebuah postingan link suatu blog
muncul di berandaku. Akhir-akhir ini aku seolah dihantui oleh tulisannya.
Setelah ku perhatikan, dia setiap harinya selalu menulis di blog dan
menyebarkan linknya di FB. Aku baru selesai membaca tulisannya hari ini tentang
MEMAKNAI HARI. Apa yang dijelaskan di sana benar-benar menjadi angin segar
bagiku. Seolah sedang mendorongku untuk meneruskan kebiasaanku selama ini;
menulis diary.
“Harus ada catatan setiap harinya. Haru ada inspirasi, kreativitas dan
catatan harian setiap harinya. Kalau kebiasaan ini berlanjut terus menerus,
maka kita akan mendapatkan apa yang tidak orang lain dapatkan karena kita
melakukan apa yang orang lain tidak lakukan.”
Usai membaca tulisannya yang luar biasa itu, aku langsung
menarikan jemariku di laptop ini. Baru nyadar, kalau aku udah berhari-hari
nggak nulis diary. Bahkan, tentang hari ulang tahunku pun belum. Teguh sampai
menagihnya tadi. hiksss. Memang, ini adalah kesulitan yang sering kali ku
rasakan; ketika tanganku berjeda untuk menulis karena kesibukan lainnya,
biasanya jeda tadi akan berketerusan menjadi kemalasan. Contohnya ya beberapa
hari ini.
“Yang harus diinsyafi itu bukan hanya KESOMBONGAN terhadap harta, tapi
juga terhadap kesombongan tentang ingatan dan penundaan,” gumamku dalam hati.