Emang ya, kalau tidur larut malam itu membuat badan nggak fresh ketika bangun. Ukurannya ya kalau tidur jam 12 lewat, bangunnya baru pas kalau jam 06.00wib *ukuran ideal ketika sedang nggak sholat gini, eheh. Makanya, ukuran istirahat yang terbaik ya tidur setelah sholat Isya dan bangun lebih awal. Ini kitanya malah kebanyakan kebalik, tidur larut malam dan bangunnya kesiangan, hiksss.
Pagi ini, aku udah niat bangun jam 05.00wib biar bisa menghasilkan tulisan lebih banyak. Tapi, ya udah tahu kan hasilnya? hehe, aku bangun jam 06.30wib, hiksss. Untung aja perutku nggak pedih, baru teringat bahwa tadi malam nggak makan karena saking nggak punya piti. hiksss, cedih! Sengaja, aku nggak mengetik dan menyentuh laptop pagi ini biar bisa berangkat ke kampus pagi-pagi. *karena laptop n modemnya emang sedang dipegang sama yang punya. Sudah 2 hari2 benda itu bersamaku, pemirsa. Saya hanya takut zolim aja. Makanya pagi ini, aku rela tidak menyentuhnya sama sekali.
Cus ke kampus jam 09.00wib setelah memenuhi hak si perut dengan sebungkus mie gelas dibagi dua dengan Rincuy. Untung aja udah ada tabungan beras kemarin, jadi makan kerupuk dengan nasi pun jadilah, hiksss. Mampur ke BEM, tapi ternyata pintunya masih dikunci dan nggak ada orang sama sekali. Ibu warung pun ebelum buka lapak. Aku bingung mau ke mana. Akhirnya, aku ke luar dari halaman BEM FKIP dan beralih ke parkiran Biro FKIP. Langsung nemuin pak Agus untuk ngabarin hasil MAWAPRES kemarin.