Selasa, 05 Mei 2015

Inspirasi: Terus Terang, Terang Terus

Dalam sebuah kesempatan untuk memberikan kata sambutan, pak Syarfi membagikan ilmu dari hasil pengamatannya terhadap keadaan dan kebiasaan,
"...saya pakai bahasa Jerman saja ya (setelah menggunakan bahasa Inggris sebelumnya). Jadi begini, saya perhatikan Nabi kita ini dibuat seolah-olah Bidan aja. Masa kita mengatakan; Yang telah mengeluarkan kita dari alam kegelapan (sambil memperagakan perut wanita hamil) menuju alam yang terang benderang saat ini. Jadi Bidan pula Nabi dibuatnya. Ada juga yang mengatakan: Marilah kita mengucapkan sholawat dan salam kepada Rosulullah, padahal salamnya nggak ada diucapkannya. Kalau hanya sholawat ya bilang ajalah: Marilah kita bersholawat, kalau memang ada salamnya ucapkanlah; Assalamualaika ya Rosulullah. Jangan bohong-bohong kitalah pokoknya. Ada lagi yang mengatakan; Marilah kita memanjatkan puji dan syukur kepada Allah. Memuji kok pakai memanjat-manjat? Ya katakan saja: Marilah kita bersyukur. Lebih sederhana dan benar...."

"...jadi memang dalam hidup ini kita harus terus terang, supaya hidup kita terang terus. haaa gitu yaaa," tutup pak Syarfi dengan style kocaknya.
#Inspirasi dari pak Syarfi

Tidak ada komentar: