Sabtu, 05 November 2016

Selamat Ulang Tahun dek Tengku


Sejak sajak terakhir di tahun lalu
hingga sajak baru ku tulis kembali hari ini
masih tentang hari yang sama
harimu
sempurnanya usia
ingin ku ucapkan selamat berbahagia
dalam usia yang menyempurna
tetaplah seindah dirimu saat ini
aku menyayangimu dari jarak sekian dan sedemikian jauhnya nanti
seberapa sanggup jarak menjarak
aku harap kita tetap terpelihara dalam kehangatan sejenis ini
ku titip cahayaku padamu...
pastikan ia terus bersinar
jika meredup, mereduplah dengan gemerlap nan anggun
jangan padam!
jangan padam!
Sekali lagi, jangan padam!
Teruslah bersinar wahai cahaya

untuk dek Tengku Novenia Yahya
05 November 2016

Minggu, 04 September 2016

Day 2 English Camp; Love your Life


Pada akhirnya dan pada kenyataannya, kita tidak pernah mampu membahagiakan semua orang. Bak kata pepatah, Niat hati memeluk gunung, apalah daya tangan tak sampai. Kita hanya mampu melakukan apa yang sanggup kita lakukan. Dan memang hanya itu yang seharusnya kita lakukan. Ada orang yang menyukai atau tidak menyukai kita adalah bagian dari keniscayaan. Sekalipun setelah menjadi baik, ada juga yang tidak menyukai kita, tetaplah menjadi orang baik! Ya?
*Tetaplah baik – metamor(Prosa)
***

Sabtu, 03 September 2016

Day 1 English Camp; Think Globally, Act Locally



We are judging the book by its cover! We are!
Kadang, kita bisa berkata; “Jangan menilai orang dari penampilannya saja!”
Tapi, plis, jujurlah pada diri kita sendiri, penampilan itu adalah letak penilaian pertama kita, kan?
Jujur, tak mudah rasanya menilai seseorang dari berbagai sisi apalagi ketika kita baru mengenalnya. Sebab, baru sedikit sekali yang kita tahu dari dirinya. Kelak, ketika kita sudah semakin kenal, barulah kita akan semakin tahu banyak hal tentangnya. Bijaknya, menurutku silahkan menilai orang lain sesuai anggapan, tapi plis jangan jadikan anggapan itu sebagai penilaian final. Sebab kita hanya sedikit saja tahu tentangnya. Seperti halnya aku yang hari ini terpesona pada seseorang  yang luhur budinya.
*Terpesona – metamor(Prosa)
***

Jumat, 02 September 2016

Prepare for Tomorrrow English Camp 2016



Janji yang paling menyisakan rasa bersalah itu bukan janji kepada pacar, janji kepada teman atau janji kepada orang tua. Tapi, janji kepada diri sendiri. Tak ada yang menyedihkan selain pengingkaran diri terhadap janji diri sendiri. Jangan kira aku tidak pernah ingkar. Pernah! Bahkan belakangan semakin sering. Mengingkari janji ternyata mirip seperti candu; sekali saja diingkari, maka akan menjadi kebiasaan. Kamu mau tahu janji apa yang sering ku ingkari kepada diri sendiri? MENULIS. Yap, aku sering ingkar janji tentang yang satu ini. Aku berjanji untuk menulis setiap hari, tapi nyatanya tak setiap hari aku menulis. Bagaimana ya? Aku pun sering kalah dengan diri sendiri.
*Penulis yang menyesali dirinya – metamor (Prosa)

***

Senin, 14 Maret 2016

Puisi adalah Inspirasi

Jangankan yang membaca puisi
Bisa saja salah tafsir
Yang menuliskannya pun
Bisa juga salah tafsir

Sebab puisi adalah milik hati
Tergantung hati
Membacanya seperti apa
Menafsirkannya bagaimana
Mengkhayalkannya menjadi apa

Maret dan tafsiran puisi, 2016

Minggu, 13 Maret 2016

AT 3; Fokus pada 1 Passion dan jadilah Master



Aku bertanya kepada seorang sahabat; “Ada yang mengatakan bahwa ‘Jika benar seseorang menyukai kita, ia pasti akan selalu cepat membalas pesan kita, bagaimana pun caranya. Ia tidak pernah ingin membuat kita menunggu lama.’ Apakah ukuran ini berlaku untuk semua orang ya?” tanyaku. Dia menjawab; “Menurutku tidak. Karena, aku adalah tipe orang yang sering secara sengaja menunda membalas pesan seseorang, termasuk kepada seseorang yang ku sukai. Tujuannya yang pertama, aku tidak ingin membuatnya terlalu senang hati dan akhirnya selalu berharap pesannya cepat dibalas dan yang kedua, aku tidak ingin menajarkannya BERHARAP kepadaku.” Aku membathin; Bagaimana bisa kau miliki jawaban seindah itu wahai sahabat?

*Yang menyukaimu, tak selalu tepat waktu – Metamor(Prosa)
***

Cukup

Darimu ku temukan kata 'CUKUP'
Tanpa batas, tanpa kekang, tanpa jangan
waktu menyadarkanku bahwa kamulah yang ku cari
CUKUP
yang tidak pernah secukup ini sebelumnya

Aku dan kecukupan, 08 Sept 2016

Sabtu, 12 Maret 2016

AT 3; Mrs. Feedback dan Ms. Feedback



Kita tidak tahu persis siapa yang benar-benar TULUS mendukung kita. Kadang, ucapan ‘Selamat’ itu sekilas terlihat sama antar satu orang dengan yang lainnya. Tapi, bisa saja ada banyak rasa dan asa yang terkandung dan di dalamnya. Ada ucapan ‘Selamat’ yang benar-benar selamat, tapi ada juga yang malah mengandung Siasat. Ah, tapi apapun itu, kita tak harus mencurigai setiap orang yang menyelamati kita. Kita hanya harus waspada; jangan terlalu mudah percaya, tapi tidak juga melulu curiga, biasa saja. Lalu, selebihnya, serahkan padaNya

*Ucapan Selamat – Metamor(Prosa)
***

Pulih itu butuh Waktu

Hati ini belum pulih.
Tapi mungkin hatimu lebih sakit.
Aku merasa sakit karena sakitmu.
Tapi, mau bagaimana lagi?
Bukankah katamu, masa lalu tak mungkin bisa diperbaiki?
Kita hanya bisa berencana untuk masa depan.
Masa sekarang, akan kita lewati bersama lagi kan?
Kita sedang sama-sama berdiam
Berusaha memberi waktu pada luka-luka
Supaya segera sembuh dan pulih
Lalu, selanjutnya kita bisa main bersama lagi..


 
Maret dan luka, 2016

Jumat, 11 Maret 2016

Tak selalu dipedulikan

Ada kalanya tak ada yang peduli dengan segala kita
Padahal saat itu, kita sangat memerlukan segala kata
Tangis tiba-tiba meluncur
Tawa tersengal
Sebab tak ada satupun puisi lagi yang tercipta
Segalanya serba 'aku'


Maret dan perjalanan hati, 2016

Kamis, 10 Maret 2016

Welcome Stalker

Kita tidak pernah bisa MEMILIH atau MENENTUKAN akan jatuh cinta kepada siapa. Sebab, cinta itu benar-benar urusanNya. Tapi, kita masih bisa MENGENDALIKAN hati, sehingga cinta itu tetap berada pada fitrah dan tujuan penciptaannya; Suci, Mulia, Menentramkan dan mendekatkan orang yang sedang jatuh cinta kepada Tuhannya...

*Memilih Jatuh Cinta – Metamor(Prosa)
***

Penulisnya Puisi pun bisa keliru

Jangankan yang membaca puisi
Bisa saja salah tafsir
Yang menuliskannya pun
Bisa juga salah tafsir

Sebab puisi adalah milik hati
Tergantung hati
Membacanya seperti apa
Menafsirkannya bagaimana
Mengkhayalkannya menjadi apa

Maret dan tafsiran puisi, 2016

Rabu, 09 Maret 2016

Sepasang Rindu yang Menahun

Ini adalah pertemuan sepasang rindu yang bertahun terpelihara dalam jarak. Ini adalah pertemuan sepasang rindu dalam jarak jangkau yang sebenarnya tetap sama, namun berpindah arah. Ini adalah pertemuan sepasang rindu yang juga diamiinkan semesta. Hari ini, seluruh penghuni angkasa ber-riang gembira, menjadi saksi pertemuan Bulan dan Matahari. Bumi menjadi pendoa yang paling setia untuk keduanya. Meski hanya bisa menyatu dalam hitungan menit, sudah cukup katanya. Bumi mendadak khawatir, jika waktu telah mencapai batas, ia akan menyaksikan Bulan dan Matahari akan saling bertabrakan dan berkelahi, bahkan saling menghancurkan. Tidak hanya Bulan dan Matahari, perpecahan itu juga terjadi pada seluruh penghuni angkasa. Pada hari itu, seolah-olah hanya Pemilik Hati  saja yang memiliki hati. Selebihnya, kita saling meniadakan. Ata perintahNya.

Kisah Bulan dan Matahari, 9 Maret 2016

Katanya, Tulisanku Kehilangan Ruh



Pernahkah kamu duduk memikirkan benar atau salahkah apa-apa yang sedang kamu lakukan? Dan pernahkah kamu merasa begitu lega ketika engkau disadarkan bahwa yang kamu lakukan itu ternyata adalah hal yang luar biasa? Aku pernah. Hari ini. Aku disadarkan oleh sebuah tulisan yang menjelaskan bahwa membaca-menulis itu adalah aktivitas hidup yang paling intim dan vital.Membaca-menulis adalah 2 keterampilan dasar yang diajarkan kepada kita sewaktu kecil dan ternyata 2 hal tersebut senantiasa mengiringi pertumbuhan manusia. Apabila ditekuni, aktivitas tersebut justru akan mengantarkan seseorang dalam menemukan identitas dan mengenal dirinya sendiri. Setiap orang seharunya menjadikan 2 aktivitas tersebut sebagai sahabatnya, tidak lagi menganggap bahwa membaca-menulis adalah milik kaum tertentu dan tidak semua orang mampu menekuninya. Salah! Salah besar. Aku juga baru disadarkan bahwa membaca-menulis itu selayaknya dijadikan kesibukan utama disamping apapun kesibukan yang sedang dilakoni sekarang. Maka, berbahagialah wahai aku, karena 2 hal tersebut memang menjadi kesukaan pertama dan utamaku saban hari…
*Membaca-menulis - Metamor(Prosa)
***

Selasa, 08 Maret 2016

Lembabkan bumi

Api seolah sudah menjadi tamu berlabel 'selalu'
terornya setiap waktu
utamanya bagi wilayah kerontang nun di bilik-bilik rawa
aku masih mematung di tempat yang cukup jauh
"Kapan kita lembabkan bumi? Supaya api tak betah di sini dan tak datang lagi ke sini?"
Tanyaku pada langit tua
Tak ada jawaban yang tersedia

Maret dan jelang RDDSIBU, 2016

Nafas Baru untuk Universitas Riau



Keterampilan Berkomunikasi adalah salah satu kemampuan yang sangat vital pada zaman sekarang ini. Ada banyak urusan yang bisa terselesaikan dengan mudah ketika kita mampu bersikap dengan tepat dan hangat dengan orang yang berperan melancarkan urusan kita. Ada banyak kesempatan yang datang ke arah kita ketika kita mampu membuat orang terkesan dengan diri kita. Ada banyak hal sulit yang menjadi mudah dan dibantu oleh orang lain ketika kita terampil menjalin persahabatan dengan banyak orang.   Itu baru beberapa contoh manfaat dari keterampilan kita berkomunikasi. Dan, sejak jauh-jauh hari hal ini sebenarnya sudah diajarkan oleh Rosulullah; ‘Sebarkanlah salam agar kamu mendapat rahmat”. Salam luas maknanya. Salah satunya adalah persaudaraan dan silaturahmi. Dan sebaik-baik komunikasi adalah yang melibatkan hati.

*Komunikasi dengan hati – Metamor(Prosa)

Senin, 07 Maret 2016

Tanpa Menulis, aku berhenti Mencintai

Haiii Maret?
Selamat datang ke arahku...

Beberapa hari ini aku alfa menyetor tulisan
Ternyata tragedi pagi itu cukup membuatku diam
Diam dan tak bergerak sama sekali
Diam di tempat bersama tulisan yang masih ku timbang-timbang
Hari ini aku merasa seperti ada yang hilang
Seperti tak hidup
Seperti tak bahagia
Padahal hari ini dan kemarin pun aku tertawa
Tapi terasa ada yang kurang
"Ini bukan aku yang seutuh kemarin!" seruku dalam hati.
Sadarlah aku kemudian, bahwa MENULIS-lah yang sudah terluput
Tanpa menulis, aku seolah belum benar-benar hidup kemarin
Seolah belum mensyukuri hari
dan yang paling parah... aku seolah belum 'mencintai' diriku dan mereka-ku


Maret yang kembali ber-huruf... 2016

Tunggu Hatiku Pulih dulu





Setelah selesai dari seuah PERSINGGUNAN, selalu ada bagian-bagian yang hilang dari KEUTUHAN sedia kala. Ada suasana atau rasa yang berbeda dan tak se-sama sebelumnya. Waktu akan menggantikan bagian yang hilang itu dengan hal baru yang lebih BAIK. Seusai sebuah persinggungan, memang akan ada hal baru yang terpetik. Dan semoga waktu akan mengajarkan kita untuk menjadi BARU dengan segala pemaafan yang baik dan persaudaraan yang berkekalan. Sebab, selalu ada pelajaran yang ditunjukkan oleh sang WAKTU.

*Seusai persinggungan – Metamor(Prosa)
***

Minggu, 06 Maret 2016

Kamu yang biasa saja padaku

"Banyak kali tulisannya! Aku saja sampai lelah membacanya."
Begitulah katamu, kepadanya, beberapa hari yang lalu
Kau tentu kaget kalau membaca tulisanku ini.
"Bagaimana caranya kamu bisa tahu?" pasti itu yang ter-tanyakan olehmu

Ya... aku tentu tahulah
Aku tahu banyak sekali tentang dirimu
Bahkan lebih banyak dari yang kau prediksi
Mungkin, di antara kita berdua, akulah yang paling 'gigih' seperti ini
Tentu saja karena aku menyimpan rasa padamu

Kau... mungkin biasa saja padaku
Sebab kau menganggapku temanmu yang luar biasa
Sekalipun kau mengagumiku, itu tak menunjukkan bahwa kau punya apa-apa
Di dalam hatimu sana

Maret dan aku yang selalu diam, 2016

Fisika, I'm in Love



Kita tentu sering berupaya menunjukkan hal BAIK kepada orang lain. Tapi, ternyata kenyataan tidak selalu berjalan sesuai dengan inginnya kita. Tidak selalu, pesan BAIK itu ‘dipakai’ oleh orang lain. Tidak selalu, pesan BAIK itu diterima dengan baik oleh orang lain. Lebih parahnya, tidak dianggap sesuatu yang BAIK oleh orang lain. Tak masalah sebenarnya itu semua, karena memang tugas kita hanyalah MENYAMPAIKAN, bukan MENENTUKAN hasil. Sebab, urusan hasil, itu benar-benar urusan hati. Sementara hati, benar-benar dalam genggamanNya.

*Tugas kita – Metamor(Prosa)
***

Sabtu, 05 Maret 2016

Kita adalah Kekosongan

Kita adalah KEKOSONGAN
Ruang-ruang dan jeda-jeda di setiap hari kita
adalah kekosongan
dan akan tetap bernama kekosongan
hingga ruang dan jeda kosong itu terisi
oleh jiwa yang juga kosong
kosong dan kemudian saling mengisi
saling mencahayai
saling menghiasi
saling mewarnai
hingga yang ada hanyalah ruang indah dan berpenghuni berkah

Maret dan pernikahan, 2016

Arti Ke-TEPAT-an Waktu



Kita tidak pernah tahu sesungguhnya PERSAHABATAN kita dengan SIAPA yang akan paling bermanfaat untuk dunia dan akhirat kita. Kita juga tidak pernah tahu sesungguhnya DOA siapa yang paling baik dan dikabulkan olehNya ketika ia berdoa untuk kita. Maka, sebisa mungkin perluaslah pergaulanmu dengan membanyakkan orang-orang baik dalam hidupmu. Juga, perbanyaklah doa-doa baik bagimu dengan banyak-banyak mendoakan yang terbaik untuk orang lain.

*Doa dan Persahabatan – Metamor(Prosa)
***

Jumat, 04 Maret 2016

Rajin-rajinlah Menabung Doa



JIka suatu saat nanti kamu mendengar orang lain membicarakan hal yang tidak baik tentang sahabatmu, ada baiknya beritahukan itu kepadanya (tanpa menyebutkan nama si pembicara). Tujuannya supaya omongan tidak baik tadi bisa dijadikan PERTIMBANGAN oleh sahabatmu untuk memperbaiki dirinya. Dan… berterimakasihlah jika kamu memiliki sahabat seperti itu; Seseorang yang GEMAR sekali mengingatkanmu ketika KELIRU. Sebab ia tak rela jika dirimu terus menerus berada di jalan yang salah. Sebab ia menyayangimu, maka itu ia selalu menasehatimu. Terimakasih untuk setiap orang yang sudah berani JUJUR kepadaku. kejujuran kalian tak ternilai di mataku. Lebih baik menyampaikan meskipun itu pahit, daripada DIAM tapi tak memperbaiki apapun…

*Sebuah pemberitahuan untuk sahabat – Metamor(Prosa)
***

Kamis, 03 Maret 2016

Si Tengah

Aku adalah orang yang serba terlanjur
Inginnya hanya sebentar, tapi terlanjut keterusan
Niatnya hanya singgah, tapi terlanjur menetap
Awalnya ingin coba-coba, tapi terlanjur menikmati

Ah...!
Kiranya sangatlah susah menjadi si tengah
Apalagi untuk orang yang sepertiku
Inginnya serba penuh atau kosong sama sekali
Padahal, si tengah adalah sosok yang didambakan banyak pendamba
Si tengah adalah posisi terbaik
Tidak terlalu maju
Tidak terlalu mundur
Tapi bisa maju
dan bisa mundur
Semudah itu...

Maret dan posisi tengah, 2016

Rabu, 02 Maret 2016

Diam dan Bicara

Banyak sekali yang ingin berbicara
supaya terlihat oleh banyak mata
supaya terbicarakan sebagai buah bibir
supaya terbaca sebagai buah pikir

Tak banyak yang ingin ber-diam
menjadi pendengar atau pemerhati pada pembicara
menjadi penyimak gerak bibir
menjadi pelihat kerling mata
menjadi penulis segala ucap-laku

Adakah di antara tuan yang tahan diam?
Belum tahukah Tuan bahwa diam pun adalah sebentuk bicara?

Maret dan diam, 2016

Selasa, 01 Maret 2016

Karena kita punya batas

"Jangan pernah berniat terlihat baik di depan orang!" serumu pada suatu waktu
Beberapa hari yang tak begitu jauh dari hari itu, kau pun pernah berkata serupa
"Jangan bohongi dirimu demi menyenangkan hati orang!"

Aku tak mengerti saat itu
Hari ini barulah tersadarkan oleh kekecewaan
Dari seseorang yang ku fikir tidak akan pernah kecewa padaku
Karena ia pernah berjanji begitu. Dulu.
Tapi apa nyatanya?
Dia justru mengaku bahwa ia sulit memaafkanku

"Kita tidak pernah bisa MEMUASKAN semua orang! Sekalipun dengan kebaikan ter-baik kita."
Demikian gerutuku setelah semua tragedi itu.

Setelah Februari, 2016

Menulis itu seharusnya membebaskan



Kita belum akan benar-benar tahu  seberapa luas RUANG MAAF seseorang untuk kita sebelum kita BERKONFLIK dengannya. Benar kiranya bahwa KONFLIK adalah sebuah bumbu-bumbu sebuah hubungan. Tanpanya, kita akan merasa selalu damai bagai takkan ada BADAI perselisihan. Padahal, hidup tak selalu SELURUS itu. beruntunglah jika ternyata sahabatmu adalah ia yang memiliki RUANG MAAF yang sangat luas untukmu. Dia memang pantas kamu pertahankan! Demikian pula baimu, selalu sediakanlah ruang yang paling LUAS bagi maaf-maafmu supaya kamu menjadi orang yang pantas dipertahankan oleh sahabatmu..

*Ruang Maaf seseorang – Metamor(Prosa)
***

Senin, 29 Februari 2016

Aku dan Akunmu

Tahukah kamu apa yang ku lakukan hari ini?
Diam-diam melihat akunmu,
Diam-diam merindukan jumlah postingannya bertambah
Diam-diam kecewa karena jumlahnya masih sama
Diam-diam kembali membaca tulisan lamamu
Diam-diam tersenyum
Diam-diam berharap kamu tahu apa yang ku lakukan
Diam-diam mendoakanmu
dan diam-diam kembali menutup akunmu




Februari dan akunmu, 2016

Minggu, 28 Februari 2016

Mempuisikan seseorang

Kau tahu bagaimana rasanya ratusan kali mempuisikan seseorang sedangkan dia tak sekalipun membacanya? Tapi, tentu lebih sedih lagi ketika kamu mempuisikan seseorang yang tak menyukai puisi. Barangkali rasanya seperti menanam bunga dan tak pernah menikmati mekarnya.


Feruari dan puisi-puisi untukmu, 2016

Dengan Sampah, Kita Bersedekah



Tidak semua yang kita TAHU harus DIBERITAHU. Karena ada kalanya  orang lain TAK PERLU TAHU dan ada kalanya juga mereka tidak MAU TAHU. Ketika kita memberi tahu padahal mereka tidak perlu tahu, berarti kita sudah BERLEBIHAN. Sedangkan ketika kita memberi tahu padahal mereka tidak mau tahu, berarti kita sudah melakukan KECEROBOHAN. Oleh sebab itu, sangat perlu bagi kita untuk belajar menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan masanya.
Ada kalanya kita perlu menjadi Gelas Setengah Kosong; Punya sesuatu untuk DIBAGIKAN dan punya ruang untuk menerima PEMBERIAN. Semoga kita bisa menjadi orang-orang yang selalu bisa DITERIMA keberadaannnya meskipun belum tentu benar-benar DISUKAI.
*Tentang Tahu dan Memberi Tahu – Metamor(Prosa)

Sabtu, 27 Februari 2016

Mencintaimu dengan Merelakanmu



Aku pernah berkata seperti ini kepada seseorang; “Aku punya keinginan untuk bekerja di Bandara.” Lalu ia bertanya; “Kenapa? Sepertinya itu bukan duniamu deh!”. Aku menarik nafas, kemudian perlahan berkata; “Aku ingin menyaksikan orang DATANG dan PERGI. Aku ingin menjadi melihat bagaimana orang-orang menyambut KEDATANGAN dan melepas KEPERGIAN. Supaya aku lebih bisa MENCINTAI KEHILANGAN dan MENGHARGAI PERTEMUAN.” Ia mengangguk, aku tersenyum.
*Tentang Bandara – Metamor(Prosa)

Ingin Bangga disampingnya



"Sejujurnya, aku nggak mempermasalahkan penampilan sih! Justru aku suka kalau dengan cowok yang penampilannya kekinian. Ya, cowok kan batasan auratnya nggak seketat kita ya Ciin. Sejujurnya aku ingin ketika aku jalan dengannya, aku merasa bangga berada di sampingnya dan aku seolah berkata kepada dunia; ‘Ini SUAMIku loh!’," jelasku

“Wahhhh.. so sweet binggo Cin. Iya juga yaaa.”


“Yang terutama tetap agamanya ya Cin, tapi penampilan juga penting. Mu tahu bintang utama di film Tausyah Cinta? Cak tengok Instagramnya @rereresha. Nah, dia dan suaminya itu sering photoshoot dan penampilan mereka kekinian juga. kece banget dah mereka berdua. Serasi.”

Tujuanmu Membaca Tulisanku



Tujuan orang membaca tulisanku itu beragam; Ada yang sekedar menyukai caraku bercerita, ada yang ingin tahu kabarku + apa yang ku lakukan pada hari itu, ada yang sekedar ingin mencari tahu tentang kebiasaan burukku dan ada pula yang membaca tulisanku karena ia mencintaiku. Alasan yang terakhir inilah yang paling aku sukai. Meskipun aku tahu, kamu hanya membaca tulisanku yang ku tunjukkan padamu, tapi ku harap kelak engkau akan benar-benar mencintai tulisan-tulisanku, sekalipun tidak untuk mencintaiku. 

Rumah  Februari, 2016