Minggu, 20 April 2014

Pembawa Acara di Pustaka Soeman HS

Nama Acara : Workshop dan seminar sempena Hari Bumi bertema ‘Global Environment issue’
Penyelenggara : ALOHA Disaster and Environment Club
Waktu : 20 April 2014
Judul Karya : -

Tentang pencapaian :
Aku mendapat tugas tambahan sebagai MC selain sebagai panitia acara. Kali ini aku berduet denga Bela. Ada pak Ayat Cahyadi juga yang hadir dalam pembukaan acara workshop ini. Latihan benar-benar ku push setelah subuh di hari H karena malamnya aku dan teman-teman benar-benar kecapean dengan berbagai persiapan. Tak lupa, aku mengajak Bela untuk berpantun sebagai penyemarak dan bumbu di sela-sela sesi. Padahal, aku yang paling kacau menjelang acara dimulai, tapi ketika mulai berbicara ternyata aku yang bisa lebih tenang daripada Bela. Yah, ketenangan adalah kekuatanku. Kalau aku nggak tenang, semuanya akan amburadul. Dan, aku udah sering banget mengelola ketakutan ketika tampil seperti ini. Alhamdulillah, semoga kelak aku benar-benar jadi MC sungguhan. Aamiin ya Allah.

___Kamu tidak bisa memindai ketenangan orang lain ke dalam hatimu, tapi kamu bisa mempelajari. (Truly Elysa)

Sabtu, 12 April 2014

Motivator dalam PKTI HIMA PEKON

Nama Acara : Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bertema ‘Melalui PKTI, Kita Kembangkan Kreativitas dalam Berfikir Ilmiah, Bekerja Sistematis dan Mengabdi Tiada henti’
Penyelenggara : HIMA PEKON FKIP Universitas Riau
Waktu : 12 April 2014
Judul Karya : -

Tentang Pencapaian :
Aku terharu banget waktu pengurus HIMA PEKON memintaku jadi motivator di acara Pelatihan KTI yang mereka adakan. Awalnya, aku kira aku juga bakal ngasih training tentang penulisan KTI, ternyata aku diminta untuk memotivasi adek-adek PEKON khususnya. Peserta yang hadir memang nggak sampai membuat aula rektorat ini sesak, tapi yang special adalah karena waktu itu Alifya datang hanya untuk melihatku bicara di depan. Sudah lamaaaa banget aku nggak ketemu sama dia dan disela-sela jadwal kuliahnya, dia nyempet-nyempetin datang. Yang paling aku harapkan cuma 1 sih; Semoga orang-orang disekitarku terinspirasi untuk lebih baik lagi, termasuk Alifyaku itu.
Aku masih ingat, waktu itu aku pakai kemeja putih berbalut blazer hitam dan pakai jilbab yang ku beli dari Jakarta bareng Lia. Aku ngerasa gelar Motivator itu berat banget, aku lebih suka disebut Inspirator sebenarnya. Karena, terdengar lebih sejuk dan menyentuh. Ehhe.
“2 tahun yang lalu, saya pun duduk di posisi anda sekarang duduk, tapi waktu itu saya nggak sembarangan duduk. Saya berdoa di dalam hati; ‘Ya Allah, aku pengen berdiri di depan juga dan disaksikan oleh banyak mata’ Dan, apa yang terjadi sekarang? Saya sudah berdiri di hadapan anda semua. Semoga kebiasaan berdoa seperti itu juga teman-teman lakukan…”
Aku ingat banget momen itu. ketika aku baru datang, seorang panitia langsung menyambut dan mengantarkanku ke tempat duduk terdepan; di sofa empuk lalu dihingai buah-buahan segar. Ditambah lagi sebelum pulang, aku dihadiahi parcel dan plakat. Alhamdulillah, semoga gelar Motivator ini menjadi doa untuk hidupku selanjutnya ya Allah.

___Kalau kamu ingin menjadi sehebat A, kamu harus berbuat sehebat A (Truly Elysa)