Minggu, 18 Oktober 2015

Inspirasi: Lebih Keren Mana; Kuliah atau Travelling ke Luar Negeri?


“Dek, misalnya ada orang yang berkata 2 hal; ‘Eh, si anu tuh baru pulang dari Inggris loh, S2 di sana’ atau yang ini; ‘Eh, si anu tuh baru pulang travelling dari Inggris loh, padahal kemarin baru aja pulang dari Jepang’ lebih keren yang mana menurut Adek?” tanyaku kepada perempuan di sebelahku yang ku tahu angkatan 2014.
“Lebih keren yang pertama Kak. Karena kalau ditanya; ‘Kamu lulusan mana?’ dan dia jawab; ‘Aku lulusan Manchester University,’ weeehhhh… kan keren banget tuh Kak. Kalau travelling sih siapapun bisa dan itu kan pakai uang sendiri. Nggak special Kak,” jelasnya.
“Ooooo….. gituuuuu yaa.” Jawabannya adalah referensi bagiku yang sedang abu-abu tentang masa depanku.

Inspirasi: Menulis adalah Kerja Kaum Intelek

"Saya nggak terlalu suka mengajak teman-teman di tempat kerja saya untuk menulis Mbak. Malah saya agak menutup diri. Saya lebih senang kalau mereka nggak tahu kalau saya sedang nulis, karena pernah ada yang menganggap bahwa orang-orang yang nulis itu terkesan kurang kerjaan aja," jelas wanita di sebelahku kepada wanita di sebelahnya.
"Ah, parah sekali anggapannya! Justru menulis ini adalah tradisinya generasi pemikir dan kaum intelektual. Nggak sembarangan orang yang mau nulis, makanya spesiallah orang-orang yang mendedikasikan dirinya untuk menulis," jelas seseorang di sebelah temannya tadi.
Aku sebagai pengamat perbincangan mereka turut manggut-manggut.

Bingung berhujung Lelap Menggunung

Kebingungan atas konsep ke-SIA-SIA-an ini sungguh teramat
Memang benar bahwa yang diaturkan oleh Sang Pengatur adalah penjamin jalan keselamatan
Tapi, yang tertulis itu masih sangat dangkal untuk diterjemahkan sekedarnya
Aku melirik pada sela-sela waktu di antara segala anjuran
Habis dan tuntas begitu saja?
Atau kesukaanku pada kata-kata dapat ku jadikan penyelipnya?
Namun, apakah juga berbuah pahala?
Jika tidak, untuk apa pula ku lakukan?
Arghhhhhh! Di penghujung bingung, biasanya pulangku hanya pada lelap yang menggunung.

Oktober penuh telaah, 2015

MC pada Talkshow Sastra Hijau dan Launching Buku Riwayat Asap

Nama Acara : Talkshow Sastra Hijau dan Launching Buku Riwayat Asap
Pembicara : Fakhrunnas MA Jabbar, Bambang Kariyawan Ys
Penyelenggara : FLP wilayah Riau
Waktu : 18 Oktober 2015 di Pustaka Wilayah

Tentang Pencapaian :
Aku datang dengan santainya dan tiba di tempat 15 menit sebelum acara dimulai. Tiba-tiba bang Alam Terkembang, langsung memintaku unutk menjadi MC. Aku terperanga, lidah mendadak kelu. Sebenarnya aku yang salah karena nggak ngerti dengan bunyi permintaan bang Alam lewat SMS semalam, makanya aku nggak bersiap-siap sama sekali. Tapi, aku nggak punya pilihan lain. Aku ditunjuk, karena mereka percaya aku BISA. Well, akhirnya aku membimbing dek Suci yang ternyata juga belum latihan sama sekali. Aku mencari koleksi pantunku dari laptop dan berlatihkan kami selama 15 menit. Hehee, ini adalah persiapan ter-ekstrem dalam sejarah per-MC-anku pemirsa..hehe. Alhamdulillah, aku bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan setenang-tenangnya. Kali ini aku mengajak Nilam, kebetulan pesantrennya sedang libur karena asap ini. Lumayan, dia bisa memfotokanku. Hehe.

____Kamu boleh kehilangan WAKTU, tapi jangan sampai kehilangan MOMEN. Maka, abadikanlah! (Truly Elysa)