Aku ingin berterimakasih kepada SASTRA yang telah mengajariku mengenal KEKAYAAN JIWA. Dan, saat ini aku sedang berusaha memupuknya. Terimakasih wahai SASTRA karena telah mengajariku banyak hal tentang KEMEWAHAN HATI; tentang bagaimana caranya mencintai tanpa menjadi lemah, tentang bagaimana caranya hidup 2 kali, tentang bagaimana caranya marah dengan ramah, tentang bagaimana caranya menyentuh hati tanpa bersentuhan fisik, tentang bagaimana caranya merapikan perasaan, tentang bagaimana caranya membenci lewat larik puisi, tentang bagaimana caranya mengagumi dari kejauhan, tentang bagaimana caranya berharap dengan elegan, tentang bagaimana caranya melukiskan segala warna tanpa kuas, tentang bagaimana caranya menggambar dengan bermodal pena, tentang cara bagaimana caranya banyak orang yang jauh di sana, tentang bagaimana caranya meminta maaf tanpa berkata MAAF dan tentang bagaimana caranya menyebarkan cinta dan salam dari PENA. Terimakasih sastra...
