Kata Rini, followers itu nggak perlu banyak-banyak, yang
terpenting adalah BERKUALITAS. Aku sepakat dengan itu! Hampir disetiap post,
penyukaku tidak pernah mencapai angka 30 dari 600an total follower. Tapi,
berkat jumlah yang sedikit ini aku bisa lebih bersahabat dan dekat dengan
mereka yang sangat loyal itu. Biasanya, aku selalu mengucapkan terimakasih
lewat chat pribadi dan balas menyukai foto-foto mereka. Bukankah yang kita
butuhkan sebagai makhluk sosial adalah kedekatan bathin? Bukan hanya kedekatan
fisik. Malam ini, aku ingin mengucapkan terimakasih kepada salah satu
followersku yang sangat loyal padaku. Namanya Nihlah Ayu.
Hayyy Nihlaaa..
Makasih ya udah selalu suka fotoku. Salam kenaaal
dan selamat berteman
baik ya kitaa. ^_^
Hai kak Elysaaa… aku tahu kakak dari walking-walking
di facebooknya Teguh.Dan aku suka tulisan-tulisan kakak.
Jadi aku folloe juga di ig. Terimakasih karena tulisan
kakak selalu menginspirasiku. salam kenal kak. aku Nihlah,
kawannya Teguh dan Yana. Hihiii..
Ohhww.. Adek teman
KKN-nya Yana dan Teguh yaa?
Salam kenal ya dekk.
Kakak juga suka dengan foto-foto
landscape adek di
ig. N kakak juga udah pernah buka blog
adek. Salam kenal
yaaa dek. Selamat menebar inspirasi.
Salam kenal juga kak. tetap menulis dan menebar inspirasi.
Ada tulisan kakak yang pernah aku baca dan langsung JLEB
di hati; ‘MENULISLAH walaupun tidak ada satu pun orang
yang membaca tulisanmu,” kurang lebih gitu hehehe.
Suka banget
kata-kata itu kakk.
Huahhh… iya kah Dek? Kakak juga suka dengan kalimat itu.
Tak terduga sama sekali, niat menyapa ini justru
menghadiahiku banyak kejutan yang tak terkira dan membahagiakan. Terimakasih ya
Allah atas nikmat persaudaraan ini. Semoga kelak aku bisa dikenal oleh lebih
banyak orang dan ketika aku menghadapMu, mereka mendoakan kebaikan untukku.
Amiin.