Jumat, 20 November 2015

Inspirasi: Menulisku, Istirahatku


“Ya Allah, izinkan hamba hidup dalam ‘kemewahan’ hati, rasa dan cinta dalam tulisan dan persahabatan yang menghebatkan. Aamiin.”
Aku jadi teringat dengan pertanyaan seorang junior setelah membaca blogku…
                “Kakak nggak capek nulis terus Kak?”
“Nggak. Justru seneeeng banget. Hehee,” jawabku. Sebuah kalimat pun berlanjut diam-diam di dalam hati; Dek, justru MENULIS ini adalah cara kakak BERISTIRAHAT.