"Dek, lihatlah tuh!"
"Apa Kak?" tanya Okta,
"Acara-acara TV ni banyak banget yang nggak penting ya?"
"Iya Kak. Bener."
"Makin banyak nonton TV, makin bodoh kita dibuatnya. Kadang Kakak nggak habis fikir aja dengan acara-acara bagi-bagi hadiah itu. Kok gampang banget sih? Yang hadir di acara itu pun pasti orang-orang yang menengah. Kenapa nggak disumbangin ke anak terlantar atau masyarakat miskin aja uangnya? Ini acara pake narsis-narsisan, masuk TV, dapat jutaan Rupiah dengan mudah. Kadang ntahlah!" jelasku.
"Apa Kak?" tanya Okta,
"Acara-acara TV ni banyak banget yang nggak penting ya?"
"Iya Kak. Bener."
"Makin banyak nonton TV, makin bodoh kita dibuatnya. Kadang Kakak nggak habis fikir aja dengan acara-acara bagi-bagi hadiah itu. Kok gampang banget sih? Yang hadir di acara itu pun pasti orang-orang yang menengah. Kenapa nggak disumbangin ke anak terlantar atau masyarakat miskin aja uangnya? Ini acara pake narsis-narsisan, masuk TV, dapat jutaan Rupiah dengan mudah. Kadang ntahlah!" jelasku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar