Alhamdulillah berkat tidur awal, bangun pun berhasil awal. Permintaan terbesarku saat ini kepada Allah dalam Tahajudku adalah termiliknya kembali 2 charger tanpa membelinya. Kalau disuruh memilih menginvestasikan uang kepada Allah, atau membeli charger, tangaku akan lebih ringan ke pilihan pertama. Membeli charger memang penting, tapi itu hanya untuk diriku sendiri. Dan yang ku beli adalah barang yang akan menyusut juga nilainya. Tapi, berinvestasi kepada Allah tidak akan ada penyusutan nilai. Aku yakin itu! Maka, masih ku tahan uang-uang ini agar aku semakin berfikir keras bagaiman caranya melobi Allah-ku agar aku CUKUP.
Hasratku untuk ngeblogging benar-benar berapi-api. Tadi malam tertunda, pagi ini kudu padat kata. Ku lirik ke luar jendela, terik matahari mulai menyeruak dan menyerak di atas pagi. Ku lirik jam di HP, baru pukul 06.30wib tapi serasa sudah pukul 08.00wib. Dek Novi ngajakin ke CFD pukul 06.00wib tapi barusan dia baru ngabarin bahwa dia kesiangan bangun dan memintaku menjemputnya jam 07.00wib aja. Nilam terpaksa harus ku tingal lagi pagi ini.
Hasratku untuk ngeblogging benar-benar berapi-api. Tadi malam tertunda, pagi ini kudu padat kata. Ku lirik ke luar jendela, terik matahari mulai menyeruak dan menyerak di atas pagi. Ku lirik jam di HP, baru pukul 06.30wib tapi serasa sudah pukul 08.00wib. Dek Novi ngajakin ke CFD pukul 06.00wib tapi barusan dia baru ngabarin bahwa dia kesiangan bangun dan memintaku menjemputnya jam 07.00wib aja. Nilam terpaksa harus ku tingal lagi pagi ini.
