Sabtu, 20 Juni 2015

Ramadhan ke-3; Menang atau Kalah itu Tentang Selera Juri

Kalau loe ngelihat ada 2 orang cewek yang jalan kaki dini hari dan celingukan nyari tempat makan, itu gue dan Rini orangnya! hahaha
***
“Maaf ya Café Ceria, kami nggak mampir di tempatmu malam ini. Karena, hargamu nggak bersahabat dengan kantong kami,” kata Rini ketika kami melewati café Ceria.
“Kita makan di mana nih jadinya? Tempat Abang rajin buka nggak ya tuh?”
“Nggak buka El. Kita ke Putri Tiga aja.”
Akhirnya aku dan Rini memilih RM. Putri Tiga sebagai tempat sahur kami. Letaknya di 1/3 bentangan jalan Bina Krida ini, tepat di sebelah RM. Panam Raya yang lebih ramai karena tempatnya lebih bagus dan lebih besar di sini. Tapi, tunggu dulu, kenapa Rini nggak mau ke sana?
“Aku malas aja sama Ibu itu. Ntah kenapa masih kecewa aku sama kejudesannya kemarin.”
“Ibu itu kasir atau pelayan Rin?”
“Kadang dia duduk di kasir, kadang melayani juga. Atau mukanya memang gitu ya dari sononya?”
Rasanya, dulu aku pernah makan di situ bersama Icha dan Riris kalau nggak salah. Dan, seingatku aman-aman aja sih waktu itu pelayanannya, cuma agak lama karena ramai pengunjung. Hemm..mungkin nasibnya Rini kemarin sedang nggak bagus.
Aku ingat belum membalas SMS mami semalam,
Kemarin ngantar Nilamnya jam 4 Mi. Nggak nangis kok dia mi kayaknya