Hari-hari seperti ini. Selalu terasa itu-itu saja. Hingga saat
Tuhan berkata; “Waktumu sudah habis di tempat ini” barulah kita sadar bahwa
kita sudah cukup lama. Itulah yang ku rasakan pagi ini. Ketika subuh masih
tertinggal aromanya di menit ini, menemani setiap senti yang terlalui. Aku akan
mengantarkan Rini ke rumah Verika untuk dirias. Dia akan yudisium hari ini. Tak
terasa, waktu benar-benar akan nyata memisahkan.
Saat kita berpisah,
kau pegang erat tangaku
Perlahan kau lepaskan
pegangan tanganku
Aku lihat kau menangis…
Lambaian tanganmu
masih ku ingat selalu
Itu yang terakhir ku
melihat dirimu…
Lagu perpisahan dari IKLIM ku senandungkan dengan syahdu.
Mewakili rasa yang kini ku rasa.
