Minggu, 04 Oktober 2015

Nasehat: Kita lebih Banyak Memperbaiki yang Salah


Benar kata Mario Teguh, hidup kita ini lebih banyak memperbaiki yang salah daripada membanyak yang baru (yang benar). Setelah Rini ke Puskom, aku berusaha memaksa diri untuk menulis. Ternyata, rasanya cukup menyiksa ketika hati sedang tidak ingin menulis sementara tangan ku paksa dengan logika untuk terus menulis. Jemari tak selancar biasanya mengetik. Apa mungkin ini adalah pengaruh dari kecondonganku mengetik di android beberapa hari ini ya? Soalnya, aku jadi lebih sering update di Instagram karena dirasa lebih praktis.

Tapi, tidak bisa ku bohongi hati ini bahwa lebih puas dan lebih lega ketika bisa menuliskan segala sesuatunya di blog. Mungkin, akan lebih baik lagi kalau aku bisa update di semua medsos. Ya Allah, bantu aku untuk terus berkarya tanpa harus menunggu mood dan keadaan mendukung. Bantu aku memaksa diri melawan kemalasan dan penundaan. aamiin.