Dan Kita adalah tentang bertahun-tahun merindu
Sejak awal jumpa di pangkal putih abu-abu
Bermodal sapa, kita bersua lalu melebur canda
Ramahmu yang nyamankan aku disetiap sela suntuk
Berulang kali ku datangi hatimu yang seputih salju
Saat gundah ini menyarang di hati
Kedua tanganmu selalu terbuka lebar, menyambutku
Hingga kini, masa-masa itu tetap hidup dalam hati
Siapa yang bisa melupa sahabat penuh cinta sepertimu?
Yang menyayan tanpa pilih pandang
Yang pedulu tanpa tunggu pamrih
Aku mencintaimu karena kamu bernama CINTA
Terimakasih atas segala indah dan mewah dalam kisah kita
Bantu aku mendoakanmu dengan ibadahmu
Supaya kita tetap bersama hingga ke sana
Ke Jannah-Nya....
Untuk Murty, Sahabatku. 28 Oktober 2015
06.34 am