Ku kejar syurga hingga ke malam yang paling larut
atau pada siang yang paling kusut
tak cukup, aku pun memburu syurga hingga pelosok rimba
juga hiruk-pikuk dunia
berharap bisa menjadi pendamai di antara carut-marut itu
aku berkelana dan terus saja melebur
mencari syurga serupa mencari cinta yang ntah siapa
menemukan lalu kehilangan
kehilangan dan menemukan kembali
hingga aku disadarkan waktu
ketika aku merumahkan lelah di rumah masa kecilku; Ibu
di sanalah aku merasa benar-benar pulang
rumahku jadi jelmaan syurga
ternyata inilah syurga yang selama ini terlupa
padahal dekat, tapi terasa bersekat
hingga tak terlihat dan kasar
atau pada siang yang paling kusut
tak cukup, aku pun memburu syurga hingga pelosok rimba
juga hiruk-pikuk dunia
berharap bisa menjadi pendamai di antara carut-marut itu
aku berkelana dan terus saja melebur
mencari syurga serupa mencari cinta yang ntah siapa
kehilangan dan menemukan kembali
hingga aku disadarkan waktu
ketika aku merumahkan lelah di rumah masa kecilku; Ibu
di sanalah aku merasa benar-benar pulang
rumahku jadi jelmaan syurga
ternyata inilah syurga yang selama ini terlupa
padahal dekat, tapi terasa bersekat
hingga tak terlihat dan kasar
Februari, ibu, syurgaMu 2016