#Puisi ini ditayangkan dalam PUISI ESSAY oleh
OASE PRODUCTION.
Link : http://youtu.be/bUzu6Xbz2KE
Ini adalah hari ke-99 dari pertengkaran kecil kemarin
Kau tawarkan perpisahan, aku menolaknya
Kau paksakan perpisahan, aku tak kuasa berbuat apa
Ternyata kau lega setelah itu, aku tak mengapa
Asal kau bahagia adanya
Malu begitu hadir padaku setelahnya
Dulu, seluruh kita bersatu merebut kebebasan
Kini, kebebasan teraih, kita pula yang lupa cerita
Hanya masalah kecil yang usaikan segala
Tak adakah ingatmu pada hari perjuangan itu?
Aku hanya malu pada pahlawan terdahulu
Tak sempat fikirkan ego bathin, demi cita bersama
Kita hanya mahluk sombong yang sengaja melupa
Sengaja tak menghiraukan makna
Bahwa dulu kita mencintai cinta
Satu bahasa
Satu bangsa
Satu tanah
Link : http://youtu.be/bUzu6Xbz2KE
Ini adalah hari ke-99 dari pertengkaran kecil kemarin
Kau tawarkan perpisahan, aku menolaknya
Kau paksakan perpisahan, aku tak kuasa berbuat apa
Ternyata kau lega setelah itu, aku tak mengapa
Asal kau bahagia adanya
Malu begitu hadir padaku setelahnya
Dulu, seluruh kita bersatu merebut kebebasan
Kini, kebebasan teraih, kita pula yang lupa cerita
Hanya masalah kecil yang usaikan segala
Tak adakah ingatmu pada hari perjuangan itu?
Aku hanya malu pada pahlawan terdahulu
Tak sempat fikirkan ego bathin, demi cita bersama
Kita hanya mahluk sombong yang sengaja melupa
Sengaja tak menghiraukan makna
Bahwa dulu kita mencintai cinta
Satu bahasa
Satu bangsa
Satu tanah
#Sepotong
inspirasi sumpah pemuda,
tengah
Februari , 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar