Senin, 09 Maret 2015

Hutang TUANG

"Bagai perempuan jolon berkundai”
Yang didedah di atas bertuju makna berikut :
Sebab mimpi baru diberi peri. Aku mulai berani meninggi sedikit tapi melangit. Ragu tapi hujungnya jadi ditepi. Beli ini beli itu. Demi lengkapi tampil diri yang masih ber-kurang. Mungkin tak salah jika pun berbayar tempuh jauh tinggi harga. Tapi setidaknya jangan mengguna milik bunda untuk laparmu. Bahkan dahagamu jadi sulang air sedihnya. Apalagi lapar teparmu?

Maaf untuk Bunda, Maret 2015

Tidak ada komentar: