Pada suatu obrolan yang gurih, selegit kue lapis legit,
"Kak, menurut Kakak mana yang benar: Pena ini ku berikan pada Elysa atau Pena ini ku berikan kepada Elysa?" tanya Okta kepadaku.
"Emmm... ragu nih! Soalnya 2 2nya sering Kakak dengar. Yang kedua deh, kayaknya."
"Benar Kak. Tapi, selama ini orang sering kali salah. Kecuali kalau gini kalimatnya: Pena ini ku berikan pada tanggal 2 Mei," jelas Okta.
"Ooooohhh... Iya yaaa..." gumamku panjang.
"Nah, itu dia Kak kuncinya. Kalau untuk orang, pakai "Kepada" tapi kalau untuk tempat atau yang selain orang, barulah pakai "Pada" Kak," penjelasan Okta ini cukup membuatku merenung panjang. Ternyata, setelah aku tahu ilmu ini dan aku membaca banyak karya orang, kesalahan fatal ini sering terjadi ternyata. Bahkan, termasuk juga di tangan penulis yang mumpuni.
Terimakasih Dek ^_^
"Kak, menurut Kakak mana yang benar: Pena ini ku berikan pada Elysa atau Pena ini ku berikan kepada Elysa?" tanya Okta kepadaku.
"Emmm... ragu nih! Soalnya 2 2nya sering Kakak dengar. Yang kedua deh, kayaknya."
"Benar Kak. Tapi, selama ini orang sering kali salah. Kecuali kalau gini kalimatnya: Pena ini ku berikan pada tanggal 2 Mei," jelas Okta.
"Ooooohhh... Iya yaaa..." gumamku panjang.
"Nah, itu dia Kak kuncinya. Kalau untuk orang, pakai "Kepada" tapi kalau untuk tempat atau yang selain orang, barulah pakai "Pada" Kak," penjelasan Okta ini cukup membuatku merenung panjang. Ternyata, setelah aku tahu ilmu ini dan aku membaca banyak karya orang, kesalahan fatal ini sering terjadi ternyata. Bahkan, termasuk juga di tangan penulis yang mumpuni.
Terimakasih Dek ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar