“Rin, aku ada baca di FB tadi pagi. Ada sorang ikhwan yang
taaruf sama akhwat dan si ikhwan itu nggak mau lanjut ke tahap yang lebih
serius karena 1 alasan sepele. Rini pasti nggak akan menyangka.”
“Apa rupanya?”
“Karena cewek itu nggak punya akun medsod.”
“Loh?”
“Heran kan? Aku juga awalnya gitu. ku bacalah sampek habis
saking penasarannya. Ikhwan itu bilang gini, ‘Saya maunya dia punya akun medsos
tapi bukan yang baru dibuat ketika saya ungkap. Saya pengen setelah menikah
nanti mention-mentionan kalimat-kalimat mesra, ekspos kemesraan kami kayak
pasangan yang lainnya. Kenapa mesti ditutup-tutupi? Yang haram aja dengan
pedenya memamerkan kemesraan mereka tanpa rasa bersalah sama pacarnya. Terus,
yang halal kenapa mesti ditutup-tutupi?’ gitu katanya Cuy.”
“Ooooo….”
“Keren kan. Pemikirannya anti mainstream. Beda banget.
Bener-bener out of the box. Dia juga bilang dari medsos, dia bisa tahu seperti
apa calonnya itu, gimana aktivitas dunia mayanya karena statusnya adalah
cerminan dirinya. Gitcuuuhh.”
“Iya juga ya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar