Bukankah ini yang kau tunggu dariku, Ndin?
Aku tahu.
Aku menyegaja menjadi yang ter-akhir dari yang akhir
Adakah selainku yang seterlambat ini?
Mungkin tidak.
Tidak mungkin.
Terlambatku semoga menjadi tertambatmu.
Kapan kita berjumpa lagi?
Untuk menikmati makan siang bersama barangkali?
Atau sekedar merebahkan lelah bersebelahan.
Atau sekedar saling sapa sejenak.
Aku rindu.
Di pengulangan ke 22 ini semoga terulang segala berkah
Terbuang segala gundah
Tersempurna segala sudah
Tertuntas segala resah
aku mendoakanku dari jarak sekian dan sekian.
Dariku yang mencintaimu karena mencintai-Nya...
Aku tahu.
Aku menyegaja menjadi yang ter-akhir dari yang akhir
Adakah selainku yang seterlambat ini?
Mungkin tidak.
Tidak mungkin.
Terlambatku semoga menjadi tertambatmu.
Kapan kita berjumpa lagi?
Untuk menikmati makan siang bersama barangkali?
Atau sekedar merebahkan lelah bersebelahan.
Atau sekedar saling sapa sejenak.
Aku rindu.
Di pengulangan ke 22 ini semoga terulang segala berkah
Terbuang segala gundah
Tersempurna segala sudah
Tertuntas segala resah
aku mendoakanku dari jarak sekian dan sekian.
Dariku yang mencintaimu karena mencintai-Nya...
Untuk saudariku, Andin...
22 November 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar