Jumat, 05 Februari 2016

Memewahkan Keberduaan

Ungkapkanlah mimpimu pada seseorang yang sangat kamu percaya. Supaya ia tidak hanya mengendap dalam ingatan saja. Atau lebih baik lagi kalau kamu berani menuliskannya. Bukan hanya menjadi lebih eksklusif, menulis juga akan mengabadikan mimpimu dalam aksara. Setidaknya, ketika suatu hari nanti kita terlupa, akan ada orang lain yang mengingatkan kita dan membawa kita kembali kepada mimpi-mimpi polos itu. Namun setelah semua itu, tetaplah Dia sebaik-baik tempat menitipkan.

 ***

Sejak pagi, fokusku langsung tersita sepenuhnya kepada blog kak Vivien. Yap, aku diberi wewenang untuk mengotak-ngatiknya. Kak Vivien mempercayaiku sebagai perias blognya. Hemmmm… sudah 2 jam aku merombak blog ini, tapi ternyata otakku terkuras lebih dari yang ku duga lamanya. Setelah sejauh ini, aku berkesimpulan ternyata lebih mudah mendesign blog dari awal daripada merapikan yang sudah ada. Banyak yang harus disesuaikan; dihapus, diatur letaknya atau ditambahkan sesuatu yang baru. Awalnya, aku ingin mengganti backgroundnya yang girly itu, tapi setelah ku renungi akhirnya urung. Karena aku fikir, karakter blog ini sudah sangat cocok dengan kak Vivien. Tinggal dirapikan sedikit lagi.

Assalamualaikum...
Haiii ???...
Perkenalkan, aku Vivien Anjadi Suwito. Kamu boleh memanggilku Vivien. Melalui blog ini aku ingin berbagi cerita dan canda-tawa pada dunia. Tidak harus menjadi nabi untuk bisa menyebarkan kebaikan, kan? Makanya, aku memilih menulis sebagai salah satu caraku berbagi pada dunia.

Sama seperti mimpi kebanyakan mereka yang menulis, aku pun ingin namaku terabadikan lewat tulisan dan selalu dikenang oleh Zaman. Alhamdulillah, hari ini (050216) blog Vivien yang sudah berumur 3 tahun ini akhirnya jauh lebih rapi. *Terimakasih untuk seorang adik yang sangat bermurah hati tapi tidak ingin disebutkan namanya di sini. Semoga kebaikan selalu menyertaimu, Dekkk...

Di blog ini, Vivien akan  bercerita tentang banyak hal. Karena Vivien belum bisa konsisten nulis blog, maka jangan kaget ya kalau cerita Vivien nantinya random nggak jelas; hari ini bahas laut, besok mungkin bahas kerupuk dan mungkin besoknya lagi bahas rumput, heeee. *Just kiding. Oh ya, supaya kamu nggak nyasar, Vivien akan jelasin beberapa kategori di blog ini :

1. Agenda - Berisi tentang aktivitas dan kesibukan Vivien
2. Beautiful Mind - Berisi pendapat atau pemikiran Vivien tentang suatu hal
3. Tourism - Berisi tentang info-info Wisata (Wisata Alam, Wisata Kuliner, Wisata Belanja, Wisata Hiburan dan lainnya) dterkhusus di Riau
4. Kampus n Karier - Berisi tentang kegiatan Vivien sebagai mahasiswa semester akhir, *huhu
5. Curhat - Berisi tentang cerita harian dan perasaan harian Vivien *eh?

Kamu boleh membaca sesuai kategori yang kamu inginkan. Kalau takut terkontaminasi dengan  curhatan alay ala Vivien, maka lewati saja kolom 'Curhat' itu, ehhehe. Akhir kata... selamat membaca dan jangan lupa komentarnya ya di buku tamu.
Love : Vivien Anjadi Suwito


Aku selalu memberikan bonus kalimat Pembuka untuk setiap orang yang meminta dibuatkan blog olehku. Kepada kak Vivien juga. Aku sudah menjelma menjadi dirinya sehingga kalimat pembuka di atas benar-benar menyerupai kalimat dan gaya bicaranya.
Hey! Wanitaaaa…lihatlah blogmu.. siim salabiiimmmmm…

Huahhhh…. Baru bukaaaaakkk dek. Sumpahhh..asli ngakaakk dek baca salam-sapanya. Nggak akan kakak ubaaahhh.. I love you so much.
Makasih banyak yaaaa. Dari dulu, pengen punya tab-tab yang
emang jelas fungsinya. Hahaa…baru kesampaian.

Elis tu menyatukan diri elis ke kakak. Elis hayati dulu
bagaimana sosok kak vivien tu. Elis jamin deh, kalau ada
orang yang baca, mereka pasti nggak akan nyadar
kalau itu bukan tulisan kakak.

Sukakkkkk… Eh, Elis bisa buat web, Dek? Kan Kakak
bikin PM. Ada yang mau pake jasa elis bikin web
design grafis kalao bisa.

Hehehe..belum sampai ke sana ilmu elis kak. bilang aja
gitu ke diaa. Oh iya, sekarang, kalaupun kakak mau post
langsung dari HP, foto-foto kakak nggak akan meluber
ke mana-mana lagi karena kolomnya udah elis atur. Hehee..

Aku juga meminta maaf kepada kak Vivien karena udah banyak menghapus komponen ke-alay-annya. Hehee. Aku juga udah membuka (hampir) semua postingannya karena ingin merapikan tulisannya dan sekaligus melabelinya sesuai tab-tab yang sudah ku buatkan. Buat kamu yang penasaran dengan blognya kak Vivien, langsung aja main ke sini: vivienanjadi.blogspot.co.id.
“Assalamualaikum Kak Ciiinn?” ketuk dek Yana.
Ia mampir ke sini sebentar sebelum ke kampus. Kami berbagi roti Roma karena sama-sama kelaperan. Sebenarnya Yana ke sini karena dia mau ngajak aku sarapan, tapi karena akunya sedang nanggung, akhirnya dia pun urung. Aku malah menganjurkannya untuk langsung brunch aja, hehee.
“Yana ke kampus dulu ya Kak. Ntar kalau urusan Na udah selesai, Na kabarin Kakak. Tapi, kalau Kakak udah lapar, ya udah duluan aja ntar ya Kak.”
“Yuhuuuuu…hati-hati Dekkk.”

***

Aku benar-benar tidak ingin ke mana-mana hari ini. Setelah ngurusin blognya Kak Vivien, aku beralih ke blog MAWAPRES; melengkapi postingan-postingan yang berisi profil adik-adik MAWAPRES. Luar biasa banget rasanya karena kak Taufanni juga bersedia memberikan profilnya untuk dipost. Kak Taufanni ini adalah inspirasiku untuk menjadi MAWAPRES sejak pertama kali menginjakkan kaki di kampus Biru Langit ini. Kak Fanni sudah menikah 2 tahun yang lalu tapi ia belum juga punya dedek bayi. Kita doakan bersama ya, semoga dedeknya segera dikandung. Aamiin.
Kak Cinnnn… kangen kantin Alifff… kangen mie gorengnyaaa…
Ku terima BBM dari dek Yana barusan.
Huahhhhhh… Kakak baru aja terbesit hal yang sama loh Dek. Baru aja mau ngajakin adek. Yuklah langsung ke TKP!

Aku langsung bersiap-siap dan dalam 5 menit aku sudah tiba di sana. Aku memesan mie goreng sedangkan Yana minas. Kantin Alif ini memang ngangenin banget mie gorengnya. Sejak pertama, aku langsung jatuh hati. Sambil menikmati makan malam, kami saling ngobrol santai. Bercerita tentang banyak hal hingga terhenti pada sebuah topik yang memang sedang hangat diperbincangkan oleh mahasiswa tingkat akhir; PERNIKAHAN. *Sihiyyyyyyy.
“…Dek, sebenarnya Kakak punya 2 plan setelah menikah, kalau ternyata itu dalam waktu dekat. 1. Kakak ingin bulan madu Kakak dihabiskan untuk merantau ke Jakarta. Kami ngontrak dan hidup dengan sangat sederhana untuk sama-sama tes LPDP. Belajar toefel bareng, belajar speaking bareng, belajar ielts bareng. Semuanya bareng pokoknya. Dan, milih kampusnya pun bareng; kalau pun nggak sekampus, tapi tetap se kota. Tapi, kalau ternyata hanya salah satu dari kami aja yang lolos, maka yang satunya lagi harus tetap ikut ke Negara tujuan. Karena LPDP kan akan membiayai pasangan kita juga toh? Terus, plan ke 2 (sebelum/sesudah kuliah), Kakak ingin backpakeran sama dia berdua keliling Indonesia dan dunia. Pengennya kami punya hobi yang COCOK, meskipun nggak sama. Pengen punya penghasilan yang tetap mengalir tapi nggak mengharuskan kami diam di tempat. Intinya, setahun pertama, Kakak belum pengen punya anak dulu. Belum pengen merumahkan KEMEWAHAN dulu. Kakak ingin kami memewahkan KEBERDUAAN kami terlebih dulu.. Sihiyyyyy, so sweet kan Dek?” aku menyerocos panjang sekali.

“Ihhh.. so sweet Kak Ciin. Na jadi semangat untuk nyelesaikan SKRIPSI Na nih Kak! Hehhee.. supaya bisa bermimpi untuk hal lain, kayak Kakak.”
“Hahaha.. terkontaminasi dia akhirnya. Cemuguddd Dek!”
“Yuhuuu Kak Ciin.”
“Eh, bulan lalu kita berencana untuk backpakeran ke Padang tanggal 6 besok loh Dek. Gimana nih dengan niat kita?”
“Ahhh, kayaknya kita tundu dulu Kak Cin. Sedang banyak keperluan dan Na harus nyelesaikan Proposal Na ini hari senin besok supaya bisa bimbingan.”
“Hemmm…ya deh bububuuyuuu.”

Tidak ada komentar: