Rabu, 01 April 2015

Aku Dalam Tungguku

Selamat pagi wahai Rabu... ^_^
Aku keluar rumah dengan wajah cerah.
Sisa hujan semalam masih meninggalkan sejuk di pucuk-pucuk pagi.
Hari ini, temaku adalah dark donker, hehe. Baju kemeja berwarna donker (sejak SMP) dipadukan dengan cardigen dongker senada. Plus jilbab dongker juga tapi bersemburat hijau (ini jilbab sebenarnya udah aku kasihkan sama Rini, tapi masih sering juga ku palakin, piye iki? hehe). Dengan sedikit kreasi lipatan di bagian kepala, membuat penampilanku hari ini lebih chic. *hehe, ngerasa lagi promosi baju aja.

Umil di Arfaunnas ya, Mamake. Sekretarisnya lagi AW. Jadi Umil nungguin dia dulu. Kita ketemunya di mana?
BBM Yaumil masuk dan dibacakan Rini yang sedang menggenggam Androku.
"Balaskan tolong, Rin!"
Kita ketemuanya di bangku merah di depan Arfaunnas aja kalau gitu. 

"Riiiinnn, tugasmuuuu!" Teriakku dari teras sambil memanaskan mesin motor.
"Apaaaa?" teriaknya dari dalam lalu disusul langkahnya ke luar kamar sambil melongok dari gorden.
Aku memberi kode orang yang sedang memotret.
"Hoawalaaah!" katanya. Rini segera masuk lagi ke kamar dan membawa OPPO kecenya.
Setelah beberapa kali jepretan... "maacih ya, Cin. Dah, sana masuk lagi ke dalaam!" hemmm juragan macam apa ini, pemirsah? hehe