Kerupuk kentang dan keripik ubi pedas plus saus pemberian
kak Dila kemarin sangat bermanfaat pagi ini. Setidaknya ada yang bisa kami
kunyah sambil menunggu nasi masak. Hehee. Oh ya, tadi malam aku tersentak dan
terbangung mendadak pukul 2.00wib. Ku dapati laptopku yang masih tercas dan
laptop Rini yang berada tepat di samping kananku. Untung aja nggak tertimpa
tubuhku. Huaahh..
Yang aku ingat terakhir kali sebelum aku tertidur adalah aku
sedang nonton Comic Story dari laptopnya Rincuy karena laptopku sedang dicas
dengan casa baru. *wewww! Udah, itu aja yang ku ingat. Sudah pasti aku
tertidur. *seharusnya aku hafal dengan kebiasaanku itu. Kalau judulnya udah
‘sambil tiduran’ pasti pada akhirnya aku benar-benar ketiduran. Aku harus
kembali ke prinsip; kalau ngantuk ya tidur, kalau mau baca buku ya duduk, kalau
laper ya makan. Intinya jangan sambil-sambilan.
Menyesal karena aku belum menulis sepatah kata pun sebelum
tidur membuatku wajib menulis kali ini sebelum kembali tertidur. Aku beranjak
dari tempat tidur, mencabut cas laptop, mencuci muka, gosok gigi dan kemudian
menulis.
“Cerita tentang Duta Bahasa kemarin belum Kakak update ya?”
Terngiang dengan pertanyaan Okta membuatku ingin menyelesaikan
segera kisah kemarin, sebelum ingatan
memudar dan mood berubah lagi. Aku coba bertahan menulis sampai jam
3.20wib. Alhamdulillah dapat 6 lembar juga nih! Aku putuskan untuk tidur
sebentar sampai pukul 04.30wib. Tapi nyatanya alarm di telingaku tidak mampu mengabulkannya.
Aku kembali terbangun pukul 06.30wib. huaaahhh. Selamat bersinar sang
mentariiii.
