Minggu, 11 Oktober 2015

Hati-hati dengan Penjahat Kelamin!



Seumur hidup, rasanya baru kali ini aku nambah lagi ketika sarapan di luar. Mungkin karena sedang sama Okta, jadi nafsu makan yang sama-sama besar menyatu atau gimana. Yang jelas, dia mesan Mie Tek-tek dan aku mesan Mihun Goreng dan setelah habis kami mesan 1 porsi Mihun Goreng lagi dan rebutan makannya. Huahhh.. memang kayak bocah-bocah banget kaminya.

“…Dek…nggak boleh buruk sangka gituuuu doh! Itu hanya prasangka Adek aja. padahal belum tentu kenyataannya seperti ituuu!” jelasku ketika Okta terus berceloteh tentang seseorang yang tidak ia senangi. Segala sesuatunya serba salah tentang orang tersebut.
“Iya juga sih,” sadarnya.
“Adek nggak akan berhasil berburuk sangka di depan Kakak Dek. Kakak selalu punya cara meyakinkanmu kalau itu hanya prasangkamu aja. Karena apa coba?”
“Karena apa memangnya Cek?” tanya Okta, penasaran.
“Karena Kakak juga suka berburuk sangka sama orang. Tapi ketika Kakak sedang dalam keadaan positif seperti ini, Kakak nggak rela kalau orang lain seburuk Kakak. Selagi bisa, Kakak akan berupaya meyakinkannya tentang hal yang baik-baik.”
“Selalaapnyaaa!”