Senin, 04 Mei 2015

IDE: Oppourtunity Cost

Ketika ada orang yang rela meluangkan waktunya untuk bersamaku (mendengar ceritaku atau sekedar menghabiskan waktu bersama), aku sering memikirkan hal ini:
Waktu 1 jamnya bersamaku mungkin akan dihabiskannya untuk hal lain yang menjadi prioritasnya. Tapi, saat ini dia bersamaku dan tidak menghiraukan prioritasnya itu. Waktunya jadi milikku saat ini. Terimakasih karena telah bersedia ku curi waktu berhargamu itu.

Dalam ilmu Ekonomi, hal ini disebut dengan Oppoutunity Cost atau Piaya Peluang. Artinya adalah mengorbankan sesuatu yang kita lakukan jika tidak melakukan hal lain, tapi kita mengorbankannya untuk hal lain itu. *halaahh, kok ribet gini yak penjelasannya? Gini deh, aku umpamain aja dengan diriku sendiri ya... Seandainya aku nggak ngobrol dengan si A, aku bisa menulis cerpen sebanyak 4 halaman dalam waktu 1 jam. Tapi, karena aku memilih untuk mengobrol dengan si A selama 1 jam, maka 4 halaman cerpen tadi raib. Gitu, ngerti ya?

Aku hanya berkesimpulan sendiri seperti ini:
Makanya, kita harus menghargai orang lain yang meluangkan waktunya untuk kita. Karena, kita nggak tahu seberapa besar 'nilai' waktu yang ia korbankan demi kita.
Makanya, kalau ada janji ya usahakan tepat waktu (ini nih, yang aku masih agak sulit hehe), karena waktu menunggunya juga harus kita perhitungkan dan kita hargai.

Tidak ada komentar: