Sabtu, 11 Juli 2015

Kamu Kini Sepi

Perihal diammu
Aku sudah tak terlalu mau tahu
Hati mulai lelah menerjemah
Senyum terlalu cepat berganti sengak
Karib yang dulu masih ingin diawetkan
Lebih dari sekedar temu selintas
Lebih lanjut kepada temu merindu
Tapi kini kita tak saling sapa
Kau diam acuh karena kecewa
Aku diam karena menuruti diammu
Kita memang sudah tak beralasan
Untung duduk bersama lebih lama
Kita sama-sama sepi
Bahkan, saat tanganmu menjabat
Hatimu tak lagi erat
Kita adalah perpisahan yang dulu sama kita takutkan
Kita adalah perpisahan yang dulu takut tak tertaklukkan

Juli dalam Senyap, 2015

Tidak ada komentar: