Senin, 27 Juli 2015

Nasehat: Ikutilah Bacaan Imam

“Eh, sebenarnya yang koe baca krusak-krusuk-krusak-krusuk pas imam baca surat pendek itu apa El?” tanya mami.
“Maksudnya Mi?”
“Waktu imam sedang baca surat pendek, koe baca apa? Alfatiha?”
“Iya. Kan dulu Papi ngajarinnya gitu kan?”
“Kan waktu itu udah dikasih tau lagi kalau yang bener tu nggak kayak gitu.”
“Jadi gini, sewaktu imam menziharkan suara (mengeraskan), maka kita harus mengikuti bacaan imam. Jadi, waktu imam baca Alfatiha, kita pun baca begitupun kalau imam baca surat pendek. Jadi, sewaktu imam ada kesalahan bacaan, kita langsung nyambung dan bisa memperbaiki. Kalau misalnya kita aja sibuk baca Alfatiha, gimana kita bisa menyimak bacaan imam? Kalau kita nggak tahu surat apa yang dibaca sama imam, minimal kita mendengarkannya. Kan berpahala juga,” jelas papi dengan mantap.
Aku menyimak penjelasan papi itu. kemudian melanjutkan mengaji. Biasanya ketika imam membaca Alfatiha, aku merenungi terjemahnya. Tapi, yang dibilang papi emang bener juga, kalau kita nggak menyimak, gimana kita bisa memperbaiki?

Tidak ada komentar: